Dumai (Inmas) - Erni Sofia, S.Pd.I merupakan Fasilitator Daerah
(Fasda) yang berasal dari guru MIN 1 Dumai menjelaskan, pelatihan modul 2 ini
dirancang agar guru memiliki pengetahuan dan pengalaman konkret tentang 3 hal.
Yang pertama metodologi/proses khas tiap mata pelajaran, keterampilan khas mata
pelajaran, dan pemodelan yang merupakan salah satu konsep mapel yang
mencerminkan metodologi dan keterampilan khas mapel. Rabu (06/11/2019)
"Digelombang pertama ini lebih banyak kepada literasi. Tujuan pelatihan ini adalah bagaimana peserta bisa memahami metodologi khas 4 mata pelajaran, keterampilan khas 4 mata pelajaran, memahami bagaimana keterampilan tersebut dikembangkan dalam suatu proses pembelajaran, yaitu melalui permodelan pembelajaran mata pelajaran," jelasnya saat ditemui di Grand Zuri Hotel, Jl. Sudirman Dumai oleh Humas.
Pelatihan yang dilakukan, menurut para peserta, membuahkan hasil yang memuaskan. Setelah dua hari menjalani pelatihan dan praktik langsung di sekolah, guru-guru merasa memiliki ketrampilan mengajar yang baru. “Selama mengikuti pelatihan, saya merasa dapat paling banyak ilmu disini. Membuat lembar kerja dan rencana pembelajaran bisa hanya dengan acuan dari kompetensi dasar atau KD, tanpa melihat buku teks lagi. Padahal sebelumnya saya selalu tergantung buku teks,” ujar ibu Hasnah, salah satu peserta. (Arief)