0 menit baca 0 %

KERUKUNAN UMAT MODAL DASAR PEMBANGUNAN BANGSA

Ringkasan: Kuansing (inmas ) Kerukunan Umat Beragama di Indonesia mempunyai fungsi yang sangat besar yakni menjadi modal dasar untuk sebuah pembangunan bangsa, mustahil pembangunan bisa terlaksana jika kerukunan tidak terwujud dengan baik. Demikian dikatakan oleh Ketua FKUB Kab.

Kuansing (inmas ) Kerukunan Umat Beragama di Indonesia mempunyai fungsi yang sangat besar yakni menjadi modal dasar untuk sebuah pembangunan bangsa, mustahil pembangunan bisa terlaksana jika kerukunan tidak terwujud dengan baik.

Demikian dikatakan oleh Ketua FKUB Kab. Kuantan Singingi H. Bakhtiar Shaleh, S. Ag., MH. kepada para Guru Agama Islam di Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi Sabtu Pagi 31/08/2019.

Acara yang bertemakan Peningkatan Peran Guru Agama di sekolah umum dalam menjaga kerukunan umat beragama itu diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi dalam rangka menjalankan fungsi-fungsi Kementerian.

Pada kesempatan tersebut FKUB diminta untuk menyampaikan materi terkait dengan Beraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 yang menjadi pedoman dalam menjaga kerukunan umat beragama. Kabupaten Kuantan Singingi menurut Bakhtiar Shaleh termasuk yang sudah terjaga kerukunannya dengan baik. "Alhamdulillah kita di Kuantan Singingi ini agak relatif baiklah dari segi kerukunan umat beragama, walaupun ada sedikit letupan-letupan disana sini itu lebih disebabkan adanya oknum-oknum yang dengan sengaja mencoba memprovokasi umat lain dengan jalan melanggar aturan yang sudah ada" katanya.

Karena itu Bakhtiar Shaleh selaku ketua FKUB Kab. Kuantan Singingi mengimbau kepada seluruh masyarakat dan yang mengaku tokoh masyarakat untuk selalu taat aturan, sehingga kerukunan tetap bisa terjaga dengan baik, tambahnya. Kegiatan terbatas yang dihadiri hanya sekitar 20 orang tersebut menghadirkan pembicara tunggal yakni Ketua FKUB Kab. Kuantan Singingi.

Pada sesi terakhir berkembanglah dialog antara nara sumber dengan para peserta bagaimana mewujudkan kerukunan umat tersebut baik dilingkungan sekolah maupun ditengah masyarakat umum lainnya. (Btr)