Kerjasama Kanwil Kemenag Riau dan PTPN V: Pelatihan Imam dan Khatib
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Sebanyak tak kurang dari 160-an peserta pelatihan Imam dan Khatib mengikuti pelatihan profesional iman dan khatib Selasa (6/7) yang ditaja oleh PTPN V dan Kanwil Kemenag Riau di aula Masjid Agung Annur. Pelatihan sehari itu dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Riau Drs.
Pekanbaru (Humas)- Sebanyak tak kurang dari 160-an peserta pelatihan Imam dan Khatib mengikuti pelatihan profesional iman dan khatib Selasa (6/7) yang ditaja oleh PTPN V dan Kanwil Kemenag Riau di aula Masjid Agung Annur. Pelatihan sehari itu dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Riau Drs. Zailani Arifsyah, Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Asyari Nur SH MM, Dirut PTPN V Fauzi Yusuf, dan Kabid Penamas Drs. H. Saman S.Sos M.Si selaku ketua pelaksana kegiatan.
Dalam sambutannya Zailani mengharapkan agar imam dan khatib kelak selain memahami ajaran Islam dengan benar juga mampu berceramah secara baik. "Kalau bisa setiap memberi ceramah harus membuat motivasi baru agar menjadi lebih menarik bagi jamaah. Dan pemerintahProvinsi Riau juga cukup memberikan perhatian yang baik dengan memberikan bantuan rumah ibadah, imam dan gharim masjid," katanya.
Selanjutnya staf ahli Gubernur ini mengucapkan terima kasih kepada PTPN V yang telah mau membantu dana kegiatan dan ke depan hendaknya diikuti oleh perusahaan lain yang peduli dengan masalah agama.
Sedangkan Dirut PTPN V Ir. H. Fauzi Yusuf menyambut positif pelatihan tersebut. Karena peran para imam dan khatib sangat penting untuk menyampaikan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat. "Posisinya (imam dan Khatib) sangat penting bagi keberlangsungan jamaah, keberadaannya tidak diragukan lagi baik di dalam sholat maupun dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Fauzi.
Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Drs. H. Saman S.Sos M.Si. menyampaikan bahwa tujuan kegiatan adalah untuk mencerahkan Imam dan Khatib secara profesional sehingga tampil dengan baik dan prima di tengah-tengah masyarakat, disamping itu menjadi ajang silaturrahim antara imam dan khatib dengan PTPN V dan Kanwil Kemenag Riau. Yang juga amat penting adalah sebagai sarana menyatukan visi dan misi Kanwil Kemenag Riau dengan PTPN V. "Supaya materi pelatihan bisa memberikan bekal yang cukup bagi peserta, maka materi yang disajikan dan para nara sumbernya kami pilih dari para ahli dan pakar di bidangnya," terang Saman.
Sementara itu Kakanwil Kemenag Riau mengingatkan bahwa Imam dan Khatib adalah manusia langka yang keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. "Imam dan khatib adalah orang sangat berperan dalam melangsungkan jalannya masjid dan jamaah. Karena itu mereka dituntut untuk memiliki kemampuan dan kwalitas tinggi dalam profesinya. Untuk itu sudah saatnya kini kesejahteraan mereka perlu diperhatikan. Kalau bisa seperti Imam masjidil haram yang posisinya setingkat Menteri,"kata Asyari. (RP/as).