Riau (Inmas) – Pemerintah Provinsi
Riau bersama dengan Kerajaan Perlis mengadakan kegiatan 1st Internasional
Seminar on Regional Tajdid di Gedung daerah Jl. Diponegoro Pekanbaru. Kegiatan
tersebut dilaksanakan pada Senin, 11 November 2019.
Hadir dalam kegiatan yang
bertemakan penguatan zakat, wakaf dan wisata halal tersebut dihadiri oleh
Gubernur Riau H. Syamsuar, Duli
Yang Teramat Mulia (DYTM) Tuanku Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra
ibni Syed Sirajuddin Jamalullail, Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA, Konsulat Malaysia untuk Provinsi Riau Wan
Nurshima Wan Jusoh, Ketua MUI Provinsi Riau, Ketua Baznas Provinsi Riau
dan Ketua Baznas Kabupaten/Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota
Se-Riau. Forkopinda Riau, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Masyarakat Islam yang
ada di Provinsi Riau.
Dalam sambutannya Gubernur Riau H. Syamsuar mengatakan semua produk
dalam pengumpulan zakat di Indonesia ada aturannya, baik di tingkat kabupaten/Kota
maupun sampai Provinsi. Akan tetapi dalam kesehariannya ada yang maju dan ada yang belum maju. Riau mulai
menggalakkan pengumpulan zakat dengan Gerakan Zakat bersama di Riau dilaksanakan
dengan penyuluhan-penyuluhan zakat sehingga potensi zakat/wakaf di Riau semakin
besar. Hal ini dapat meningkatkan kesejahtraan kaum duafa yang ada di Provinsi Riau.
Sementara itu DYTM Raja Muda Perlis dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan
Provinsi Riau akan melakukan kerjasama tentang pembangunan antara dua negeri,
ada bidang-bidang yang bisa dilakukan kerjasama. Salah satunya adalah bidang
wisata.
“Apa yang sudah dilakukan Riau dan Perlis saya lihat ada persamaannya.
Maka dari itu kita memiliki potensi untuk dapat meningkatkan industri
pariwisata maupun touris antara Riau dan Perlis”.
Selain itu kerjasaman yang dilaksanakan oleh Kerajaan Perlis dengan
Pemerintah Provinsi Riau adalah akan berencana mengembangkan bidang pendidikan
ini supaya lebih baik lagi.
Dilain hal Ketua Baznas Provinsi Riau Azwar aziz mengatakan Baznas
Provinsi Riau telah menerima masukan bagaimana mengelola zakat dengan baik. Hal
ini dibuktikan dengan pemimpin langsung terjun kepada masyarakat dan peduli
dengan zakat, kedepan semoga zakat di provinsi Riau menjadi bisa menjadi yang
terbaik. (anto/ekap/ana)