Kampar (Inmas) – Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg, beserta rombongan, memonitoring penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), di Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Daarun Najah, Teratak Buluh, Kec. Siak Hulu, hari rabu (27/04).
Dalam monitoring tersebut, Hakam menghimbau kepada seluruh Madrasah untuk bisa merealisasikan penggunaan dana BOS, sesuai dengan peruntukannya dan tepat sasaran. Untuk mewujudkan hal tersebut mari kita ikuti buku petunjuk teknis (Juknis) yang telah ada, dan kita pakai prinsip penggunaan dana BOS yakni, efisien, efektif, transparan, akuntabel, kepatutan dan manfaat.
Setelah melakukan hal tersebut, mari kita buat SPjnya dengan sebaik-baiknya dan serapi-rapinya. Hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama, agar ketika ada tim audit yang akan memeriksa nanti, kita tidak repot-repot lagi menyiapkannya, tegas Hakam.
Kemudian Setiap Madrasah baik Negeri Maupun Swasta hendaknya membuat daftar nama-nama murid yang bebas dari biaya atau iuran. Pilihlah murid yang paling miskin diantara yang miskin, kemudian bebaskan biaya mulai dari uang sekolah, pakain, buku maupun biaya lainya. Untuk diketahui program BOS SD dan SMP ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu, serta berperan dalam mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada satuan pendidikan, harap Hakam. (Ags/Usm)