0 menit baca 0 %

Kepala Penyelenggara Syariah: Balasan untuk Setiap Perbuatan Baik dan Buruk

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Salah satu yang menjadi program rutin di kantor Kementeria Agama kabupaten Kuantan Singingi adalah kegiatan pembinaan mental dan rohani pegawai. Jum'at pagi (02/08/2019) kegiatan ini kembali dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas kantor Kemenag Kuansing, yang diikuti oleh seluruh pegaw...

Kuansing (Inmas), Salah satu yang menjadi program rutin di kantor Kementeria Agama kabupaten Kuantan Singingi adalah kegiatan pembinaan mental dan rohani pegawai. Jum'at pagi (02/08/2019) kegiatan ini kembali dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas kantor Kemenag Kuansing, yang diikuti oleh seluruh pegawai Kemenag Kuansing dan KUA kecamatan Kuantan Tengah.

Yang bertugas sebagai pelaksana acara pada hari ini diantaranya: moderator Jasmawan (pegawai Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah), pembaca Al-Qur'an H. Hendri Nopel, S.Pd,SD (pegawai seksi Pakis), dan tausiyah agama yang disampaikan oleh Kepala Penyelenggara Syariah Drs. H. Alfiani.

Dalam tausiyahnya, Alfiani menyampaikan salah satu ciri manusia yang baik. "Sebaik-baiknya manusia adalah yang selalu ingat akan kematian. Orang baik itu akan selalu mengusahakan ada output kebaikan yang dibuatnya setiap hari," jelasnya.

Kemudian Alfiani juga menjelaskan apa yang akan didapat oleh orang yang melakukan perbuatan baik dan buruk. "Setiap perbuatan baik ataupun buruk pasti akan mendapatkan balasan. Lalu apa yang akan didapat oleh orang yang berbuat baik?," tanya Alfiani. "Orang yang berbuat baik, Allah akan limpahkan kepadanya rahmat dan berkah dari langit dan bumi," jawabnya kemudian.

Menurut Alfiani, rahmat dan berkah ini tidak hanya bersifat materi, akan tetapi sifatnya menyeluruh. "Rahmat dan berkah bukanlah yang sifatnya materi semata, akan tetapi menyeluruh, mulai dari keimanan, kesehatan, rasa aman, keluarga harmonis, keuangan lancar, dan sebagainya," tuturnya.

Selanjutnya Alfiani juga menjelaskan apa yang akan didapatkan oleh orang yang berbuat buruk. "Seburuk-buruknya manusia adalah yang mendustakan ayat-ayat Allah. Orang yang gemar berbuat keburukan maka akan mendapatkan balasan berupa azab dari Allah, baik ketika berada didunia terlebih lagi diakhirat nanti," tukasnya.

Terakhir, Alfiani mengajak seluruh yang hadir untuk banyak menebar kebaikan dimanapun berada, karena keberadaan manusia itu akan lebih terasa jika ia bisa bermanfaat bagi sesama. (N/R)