Kuansing ( inmas ) Menuju peningkatan kompetensi Kepala Madrasah, hari Rabu (11/3/2020) diselenggarakan Musyawarah Kerja Kepala Madrasah (MKKM) Se-Kab Kuantan Singingi dihadiri Seluruh Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Se-Kabupaten . Kuansing.
Dalam Sambutan H. Kamil, S.Ag., selaku Kepala MTsN 3 Kuantan Singingi sekaligus sebagai Ketua MKKM mngucapkan selamat datang dan sekaligus membuka acara.
Inilah Madrasah kita Kementerian Agama Kabupaten kuantan Singingi mudah-mudahan dengan kedatangan bapak/ibu semua ini bisa menjadi motivasi, menjadi satu tolak ukur dan mungkin menjadi evaluasi untuk kita Kepala-kepala Madrasah keseluruhan.
Ketua MKKM H. Kamil, S.Ag memberikan kesempatan kepada 2 orang kepala Madrasah untuk menyampaikan hasil Sosialisasi ujian KMA 183 dan KMA 184 di Hotel New Hollywood pekanbaru
"Mahyu Budiman, S.Pd.I Kepala Mts Miftahul khairiyah dan Muhammad Daud, S.Pd.I Kepala Mts Bahrul Ulum
Adapun Hasil Musyawarah
1. Persiapan menghadapi TO Dinas pendidikan
2. Persiapan menghadapi Lomba Cerdas cermat (LCC) Tingkat Rayon
3. Persiapan menghadapi UAMBN- BK
4. Persiapan menghadapi KSN ( kompetisi Sains Nasional )
5. Persiapan pertemuan bulan depan
Dalam pertemuan Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Madrasah kali ini di hadiri salah seorang pengawas Madrasah bapak Alberni, M.Pd
Kepala Kantor kementerian agama kabupaten kuantan Singingi Drs H. Jisman , MA menyatakan kepada seluruh kepala Madrasah yang hadir untuk Output dari kegiatan ini menjadi ajang silaturrahmi dan sharing antar kepala Madrasah untuk mewujudkan suatu program unggulan di setiap Madrasah yang dipimpin akan dilaksanakan hasil dari rumusan bersama,” ujar Kakamenag saat memberikan sambutan kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut Kakan Kemenag Kuansing  juga menyampaikan pesan 3 “Mantra” Menteri Agama Fahrul Razi yaitu Urgensi moderasi beragama, Pentingnya Kebersamaan dan Urgensi Integrasi data.
Kakanmenag mengingatkan kepala dan guru Madrasah untuk menyampaikan pesan Moderat atau Wasathiyah saat mengajar pendidikan agama dan tidak ekstrem atau berlebihan.
“Menyampaikan pesan moderasi beragama bukan moderasi agama karena Agama sudah sempurna, tapi cara mengamalkannya jangan sampai terjebak dalam perilaku berlebihan,” jelas Kakan Kemenag.Â
Kakan Kemenag juga mengajak jajarannya untuk menjaga dan merawat kebersamaan umat, “Hindari perpecahan, jaga kebersamaan ummat,” pesan Kakan Kemenag Kuansing ( MB)Â