Riau (Inmas) - Even tahunan MTLC (Madrasah Teluk Kuantan Language competition) yang sudah kali ke tiga dilaksanakan oleh MAN Taluk, kembali dihelat dari Tanggal 25 s.d 28 Oktober 2017 mendatang untuk yang ke empat kalinya. Kepala MAN Taluk H Zulkifli MPd mengungkapkan ajang ini merupakan bentuk kongkrit dari karya, inovasi dan kreativitas siswa/i, guru hanya berperan sebagai motivator, yang bekerja dan memanage kegiatan MTLC ini secara keseluruhan adalah siswa/i madrasah kami, tuturnya.
"Kami madrasah Taluk juga ingin membuat brand, kami ingin MTLC punya nama besar dan menularkan kepada saudara lain yang ada di Riau, bahkan seluruh Indonesia, kepercayaan yang diberikan pemkab, atas tersenggelaranya MTLC ke empat kali tersebut, sangat kami harapkan di tahun tahun berikutnya, ucap pria yang akrab disapa zul ini.
"Jika Kemenag RI bisa membuat madrasah cendikia, kami madrasah Taluk ingin membuat sesuatu yang baru dan beda dengan mengangkat kegiatan MTLC ini menjadi sebuah brand sendiri. Madrasah Taluk adalah madrasah reguler yang memiliki keunikan tersendiri, dengan menajamkan kemampuan dua bahasa yaitu bahasa arab dan inggris selama ini.
"Alhamdulillah pelaksanaan MTLC ke empat ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti, antusiasme peserta luarbiasa, memberikan semangat lebih kepada kami untuk menjadi tuan rumah yang terbaik", katanya.
Lebih lanjut Zulfikli memaparkan melalui MTLC pihaknya ingin mempersiapkan generasi madrasah yang mampu bersaing di dunia internasional. Mengingat Penguasaan bahasa asing sangat penting di era teknologi sekarang. Ia menilai dengan menguasai bahasa asing, generasi muda bisa bergaul dengan baik dan hamble di dunia internasional. Semoga kearifan madrasah dalam memperjuangkan kemajuan dalam pendidikan selalu didukung Kemenag dan Pemkab setempat, harapnya."Kalau saat ini sudah ada kampung Inggris, kedepan kita akan siapkan agar berdiri juga kampung untuk bahasa arab", imbuhnya.
Diakhir sambutan, Zulkfili menanggapi keinginan Pemkab Kuansing, sebagai wujud dukungan terhadap program yang digagas MAN Taluk, pihaknya mengaku siap dan optimis untuk melaksanakan keinginan Pemkab Kuansing terkait penambahan ekstra kurikuler untuk bahasa mandarin kedepannya.
Sebagai infomrasi kompetisi yang dibuka Bupati Kuansing ini mengadakan beragam lomba diantaranya, lomba Speech Contest, Pidato bahasa arab, jurnalistik, debate, story telling, singing contest dan scrable. Di penghujung acara dilakukan serah terima pila nergilir juara umum dari Kepala MAN Model Pekanbaru kepada Bupati Kuansing.(vera/eka/faj)