0 menit baca 0 %

Kepala Madrasah Harus Melek Informasi dan Profesional

Ringkasan: Selatpanjang (Inmas) – Sebagai sebuah lembaga pendidikan non formal dibawah pengawasan Kementerian Agama, MDTA, MDTW, MDTU dan Pontren di Kabupaten Kepulauan Meranti harus mempunyai target dan tidak asal mendirikan lembaga tersebut tanpa perencanaan dan target yang jelas.

Selatpanjang (Inmas) – Sebagai sebuah lembaga pendidikan non formal dibawah pengawasan Kementerian Agama, MDTA, MDTW, MDTU dan Pontren di Kabupaten Kepulauan Meranti harus mempunyai target dan tidak asal mendirikan lembaga tersebut tanpa perencanaan dan target yang jelas. Hal tersebut merupakan sebagian kesimpulan dari acara Pembinaan Kepala Madrasah MDTA, MDTW, MDTU dan Pontren se Kecamatan Rangsang yang ditaja oleh Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 30/4/16 di aula Masjid Al-Falah Tanjung Samak Kecamatan Rangsang tersebut berjalan lancar. Hadir mengikuti kegiatan tersebut seluruh Kepala Madrasah MDTA, MDTW, MDTU dan Pontren se Kecamatan Rangsang sebagai peserta kegiatan. Sedangkan Dari Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti yang hadir memberikan pengarahan adalah Kepala Kantor Kementerian Agama H.Miskam Selamat dan Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Efendi. Selain itu, ikut mendampingi kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Rangsang, Ketua FKDT Kecamatan Rangsang dan beberapa staf Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kepulauan Meranti.

Menurut Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti H. Efendi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan secara berkala yang dilakukan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Seksi Pendididkan Islam.

“Kita selalu memberikan bimbingan dan pembinaan agar para Kepala Madrasah selalu menjalankan tupoksinya dengan baik”. Ujar H. Efendi menambahkan. Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti berpesan agar pengelolaan MDTA, MDTW , MDTU dan Pontren di wilayah Kecamatan Rangsang lebih ditingkatkan dimasa mendatang. Ujung tombak dalam meningkatkan pengelolaan itu adalah seorang Kepala Madrasah.

Oleh karena itu, seorang kepala Madrasah harus melek informasi dan profesional dalam pelaksanaan tugasnya. Kegiatan tersebut juga diisi juga dengan dialog interaktif untuk pengembangan dan perbaikan pengelolaan MDTW, MDTW, MDTU dan Pontren yang lebih profesional, akuntabel dan berdaya saing. (Lili).

 

(edit:vera)