Riau (Inmas) – Kantor KUA Sungai Apit Siak melalui pasangan catin Kecamatan Sungai Apit di salah satu lahan kosong yang berukuran 60x 12 m. Lahan kosong yang selama ini tidak terkelola dengan baik menjadikan pihaknya berinisiatif untuk mengolah menjadi kebun buah buahan yang bernilai investasi dan akan bermanfaat untuk masyarakat.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Kua Harman Sag saat dikonfirmasi oleh salah seorang tim Humasnya melalui via seluler pada Jum’at (25/08). Ia mengatakan kegiatan itu merupakan lanjutan dari sebuah memorandum antara Menag dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam gerakan menanam pohon. Pun untuk memberikan peran bagi calon pengantin dalam berusaha dan berupaya mengarungi perjuangan hidup berumah tangga nantinya.
Berdasarkan hasil peninjauan kami terhadap kesiapan pohon yang sudah ada, pada hari  ini juga 25 Agustus 2017 akan dilaksanakan LOUNCHING PERDANA penanaman untuk bibit pohon kelapa dan pohon lengkeng, ujar harman. Jenis pohon lainnya yang telah disiapkan untuk kami tanam adalah tanaman mangga, sirsak, jeruk, alpukat, jika bisa kita akan lakukan penanamannya pada saat ada catin yang melaksanakan ijab qabul di Kantor KUA kita ini, ujarnya lagi.
“Dari anda bibit dan pihak kami KUA yang akan menanam”, ujar Harman kepada setiap catin yang mendaftarkan diri di KUA tersebut.
Para calon pengantin akan melaksanakannya usai mendaftarkan diri di KUA. Dalam program ini pasangan pengantin tidak hanya berkewajiban menanam bibit pohonnya, namun juga di berikan tanggung jawab untuk merawat bersama sama dengan pihak KUA.
Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sengaja memilih menanam bibit buah buahan, mengingat kondisi dan tekstur tanah kosong tersebut masih tergolong lahan yang cukup subur, sehingga tidak terlalu membutuhkan biaya perawatan yang cukup ekstra. Untuk saat ini, tambahnya kami maksimalkan dulu lahan yang ada, sembari berupaya mencari lahan lahan kosong maupun tanah wakaf yang belum terkelola agar bisa disumbangkan untuk masyarakat.
Ia mengungkapkan  output dari kegiatan menanam bibit pohon ini adalah sebagai investasi masa depan dan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Semoga dengan kegiatan ini para catin dapat memahami makna perjuangan hidup dalam membina rumah tangga sedari awal.
Ia menegaskan, kedepan pihaknya akan berupaya mencari sekaligus memanfaatkan lahan wakaf yang belum produktif untuk bisa disumbangkan kepada masyarakat dan catin untuk ditanami bibit buah buahan. Bahkan pihaknya siap untuk melakukan kerja sama dan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan perkebunan dalam mengelola kebun catin KUA Sungai Apit Kabupaten Siak ini.(Vera)