0 menit baca 0 %

Kepala KUA Pujud wakafkan 40 buah Al-Quran

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Ketersediaan Alquran di sejumlah tempat peribadahan dan lembaga pendidikan agama, di Kab. Rokan Hilir, masih sangat minim. Bahkan ada sejumlah mushalla yang tak memiliki Alquran sama sekali. Karena itu Kementerian Agama Rokan Hilir menghimbau kepada masyarakat, khususnya calon...

Rokan Hilir (inmas)- Ketersediaan Alquran di sejumlah tempat peribadahan dan lembaga pendidikan agama, di Kab. Rokan Hilir, masih sangat minim. Bahkan ada sejumlah mushalla yang tak memiliki Alquran sama sekali. 

Karena itu Kementerian Agama Rokan Hilir menghimbau kepada masyarakat, khususnya calon pengantin guna mewakafkan Alquran, untuk kepentingan ummat. 

"Sudah ada gerakan wakaf Alquran bagi calon pengantin (catin)," ujar Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar saat menanggapi acara wakaf Alquran yang diserahkan Kepala KUA Kec. Pujud H. Kairul, S.Ag, kepada pengurus masjid, jumat (6/4) di KUA Pujud.

Lanjut H. Agus, Gerakan wakaf Alquran ini sangat efektif untuk dilaksanakan terutama oleh Kantor urusan agama, karena sangat mudah untuk dilaksanakan. Para calon pengantin dihimbau akan mewakafkan Alquran ke kantor urusan agama (KUA) setempat. Al quran itu kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya disebar ke setiap masjid, mushola dan majelis ta'lim. 

Dengan begitu, pihaknya menghimbau kepada seluruh pengurus tempat peribadahan dan lembaga pendidikan agama itu, untuk segera mengusulkan kebutuhan terhadap AlQuran kepada melalui KUA, supaya masyarakat tak kesulitan ketika ingin membaca ayat-ayat Quran itu.

Untuk wakaf Alquran ini, pihaknya tidak membatasi jumlah maupun ukurannya. ''Jika catin ini mewakafkan Alquran ukuran kecil, maka akan diterima. Begitu pula jika yang diwakafkannya cuma satu eksemplar maka akan diterima pula. Selama ini himbauan wakaf Quran bagi ca tin cukup direspon positif oleh masyarakat," ujar H. Agus.

Sementara itu Ka. KUA Pujud H. Khairul, S.Ag mengatakan penyerahan wakaf Alquran ini merupakan sebuah gerakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam membaca kitab suci. Dan kali ini menwakafkan 40 eksemplar Alquran. “Kami di KUA Pujud sudah menjadi rutinitas tahunan dan terus berlanjut walaupun berganti Kepala. (Nsh)