0 menit baca 0 %

Kepala KUA Mandau Cicipi Tepak Sirih Sebagai Tanda Dibukanya MTQ Kelurahan Air Jamban ke-VI

Ringkasan: Mandau (Kemenag) - Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) tingkat Kelurahan Air Jamban ke-VI yang digelar di halaman Masjid Fahrudin, Sabtu (18/10/2025). Acara resmi dibuka dengan prosesi adat mencicipi tepak sirih, yang dilakukan oleh Kepa...

Mandau (Kemenag) - Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kelurahan Air Jamban ke-VI yang digelar di halaman Masjid Fahrudin, Sabtu (18/10/2025). Acara resmi dibuka dengan prosesi adat mencicipi tepak sirih, yang dilakukan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau sebagai bentuk penghormatan dan simbol dimulainya kegiatan keagamaan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Mandau, seluruh Kepala UPT, Lurah se-Kecamatan Mandau, para kafilah utusan dari seluruh RW, serta tokoh masyarakat dan ulama setempat. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sebagai ajang pembinaan dan syiar Al-Qur’an di tingkat kelurahan.

Prosesi makan tepak sirih menjadi pembuka yang sarat makna. Dalam tradisi Melayu, tepak sirih merupakan simbol penghormatan dan keakraban kepada tamu yang hadir, sekaligus menandai awal dari suatu perhelatan besar. Kepala KUA Mandau yang berkesempatan mencicipi tepak sirih dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pelaksanaan MTQ yang tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal.

“Tradisi tepak sirih bukan hanya simbol adat, tetapi juga bentuk penghormatan dan doa agar setiap kegiatan yang kita lakukan mendapat keberkahan. Semoga MTQ ini menjadi wadah lahirnya generasi Qur’ani dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” ungkapnya dalam sambutan singkat.

Sementara itu, Camat Mandau dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengapresiasi panitia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan Tari Makan Sirih, yang memperindah suasana dan menambah kekhidmatan kegiatan. Seluruh tamu undangan tampak antusias menyaksikan momen bersejarah ini, yang menjadi bagian penting dari upaya membumikan Al-Qur’an di wilayah Kelurahan Air Jamban.

MTQ ke-VI ini diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga menjadi duta Mandau di ajang yang lebih tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengikat ukhuwah antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan Mandau yang religius dan bermarwah.