0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kec. Bantan Berikan Pencerahan kepada Pasutri untuk Bangun Keluarga Harmonis

Ringkasan: Bantan (Kemenag) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan kembali menunjukkan perannya dalam membina dan memberikan solusi bagi pasangan suami istri yang tengah menghadapi masalah rumah tangga Senin, (10/11/2025) bertempat di ruang kerja KUA Bantan pada pukul 09.00 WIB.

Bantan (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan kembali menunjukkan perannya dalam membina dan memberikan solusi bagi pasangan suami istri yang tengah menghadapi masalah rumah tangga Senin, (10/11/2025) bertempat di ruang kerja KUA Bantan pada pukul 09.00 WIB. Pasangan Siti Mau’ah dan Awan Efendi mendapat pembinaan langsung dari Kepala KUA Kecamatan Bantan, Drs. H. Nasuha.

Pasangan tersebut datang untuk berkonsultasi terkait hubungan rumah tangga yang kurang harmonis akibat seringnya terjadi pertengkaran dan perbedaan pendapat. Menanggapi hal itu, H. Nasuha memberikan pencerahan serta arahan agar keduanya dapat memperbaiki komunikasi dan memahami kembali peran masing-masing dalam rumah tangga.

Dalam arahannya, H. Nasuha menjelaskan bahwa ada beberapa syarat utama dalam membangun keluarga yang harmonis, yaitu saling memahami, terbuka dalam komunikasi, jujur, dan saling menghormati. “Rumah tangga yang sakinah bukan berarti tanpa masalah, tetapi bagaimana suami istri mampu menyikapi perbedaan dengan sabar dan kepala dingin,” ujarnya.

Beliau menambahkan, suami sebagai kepala keluarga harus mampu menjadi pemimpin yang adil, bijaksana, dan bertanggung jawab, sedangkan istri hendaknya menjadi penyejuk hati serta penopang dalam menjaga ketenangan keluarga. Keduanya diharapkan bisa menumbuhkan kembali rasa kasih sayang yang mungkin sempat memudar.

Selain itu, H. Nasuha juga menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai agama dalam rumah tangga, seperti menjaga salat berjamaah, membaca Al-Qur’an bersama, dan saling mendoakan. “Apabila suami istri dekat dengan Allah, maka hati akan lebih lembut dan mudah untuk saling memaafkan,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan ini ditutup dengan doa bersama agar pasangan Siti Mau’ah dan Awan Efendi diberikan ketenangan, kesabaran, serta kekuatan untuk memperbaiki hubungan dan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Melalui kegiatan seperti ini, KUA Bantan terus berkomitmen tidak hanya sebagai tempat pencatatan nikah, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan umat yang siap membantu masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang bahagia dan harmonis.