Dumai (Kemenag) โ Kepala Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Kota, H. Muhammad Subhan menekankan
pentingnya kesiapan mental dan pemahaman psikologi keluarga dalam bimbingan
perkawinan (bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan ini bertujuan untuk
membekali pasangan muda dengan pengetahuan mendalam dalam mengarungi bahtera
rumah tangga dan mengantisipasi problematika yang mungkin timbul.
Dalam sesi kedua, bimbingan yang
berlangsung di Balai Nikah KUA Dumai Kota, Selasa (18/11/2025) pukul 10.00 WIB,
H. Muhammad Subhan menyampaikan bahwa pernikahan adalah ikatan lahir batin yang
memerlukan lebih dari sekadar cinta. โCinta adalah alasan untuk menikah, tapi
bekal untuk membangun rumah tangga yang kokoh memerlukan ilmu, kesabaran, dan
kemampuan mengelola konflik,โ ujarnya.
Materi psikologi keluarga yang
disampaikan meliputi :
* Komunikasi Efektif : Pentingnya
komunikasi yang sehat dan terbuka antara pasangan.
* Manajemen Konflik : Strategi
penyelesaian masalah secara dewasa untuk menghindari keretakan rumah tangga.
* Peran dan Tanggung Jawab :
Pemahaman mendasar mengenai hak dan kewajiban suami-istri.
* Pengasuhan Anak : Peran
keluarga sebagai madrasah (sekolah) pertama bagi anak.
Para peserta bimwin yang terdiri
dari beberapa pasangan calon pengantin, tampak antusias dan aktif dalam sesi
diskusi. Mereka mengapresiasi program bimbingan perkawinan ini karena
memberikan panduan konkret dan praktis untuk menghadapi tantangan kehidupan berumah
tangga. (Jaka/Arief)