0 menit baca 0 %

Kepala KUA Binawidya Beri Penguatan Spiritual bagi Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Suska Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) Suasana hangat dan penuh keberkahan mewarnai kegiatan Ifthor Jama i yang diselenggarakan oleh Ma had Al-Jami ah UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada Senin (10/11) di Masjid UIN Suska Riau. Acara yang dimulai setelah salat Magrib berjamaah hingga pukul 20.00 WIB ini diisi dengan taus...

Pekanbaru (Kemenag) — Suasana hangat dan penuh keberkahan mewarnai kegiatan Ifthor Jama’i yang diselenggarakan oleh Ma’had Al-Jami’ah UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada Senin (10/11) di Masjid UIN Suska Riau. Acara yang dimulai setelah salat Magrib berjamaah hingga pukul 20.00 WIB ini diisi dengan tausiyah penguatan spiritual oleh Kepala KUA Binawidya, H. Fahmi Wahyudi, S.H.I., M.Sy., yang juga merupakan alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau.

Kegiatan Ifthor Jama’i merupakan program rutin Ma’had Al-Jami’ah yang digagas sebagai wadah pembinaan ruhiyah dan peningkatan keilmuan bagi mahasantri. Dalam sambutannya, Kepala Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dr. H. Akmal Abdul Munir, Lc., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar momen berbuka bersama, tetapi juga sarana untuk memperkuat spiritualitas dan menambah wawasan keislaman.

Melalui Ifthor Jama’i ini, kami ingin menghadirkan suasana ukhuwah dan pembinaan keimanan. Mahasantri perlu mendapat sentuhan ruhani dari para ulama dan praktisi agama yang berpengalaman,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya yang bertema “Urgensi Sholat dalam Kehidupan”, H. Fahmi Wahyudi menegaskan bahwa sholat adalah tiang agama sekaligus cermin hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Ia menjelaskan makna sholat secara bahasa dan istilah, serta menekankan pentingnya menyempurnakan wudhu dan memahami bacaan sholat agar ibadah itu berdampak nyata dalam kehidupan.

"Orang beriman yang ingin menjaga kesempurnaan imannya harus memperbaiki hubungannya dengan Allah melalui sholat dan ibadah lainnya, serta menjaga hubungan dengan sesama manusia,” ungkapnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa Allah adalah tempat bergantung dan tempat terbaik untuk memohon segala urusan hidup.

“Doa adalah senjata orang mukmin. Mintalah kepada Allah di waktu sholat, apa pun kebutuhan kita baik rezeki, jodoh, maupun impian hidup,” pesannya menutup tausiyah.

Kegiatan Ifthor Jama’i ini tidak hanya menumbuhkan semangat ibadah di kalangan mahasantri, tetapi juga mempererat silaturahmi dan meneguhkan nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus. Ma’had Al-Jami’ah UIN Suska Riau berkomitmen terus menghadirkan kegiatan serupa sebagai bentuk pembinaan karakter Islami yang menyeluruh bagi para mahasantri. (YOY)