Rokan Hilir (inmas)- Kepala-kepala Madrasah dari MI, MTs dan MA se Kec. Bangko Kab. Rokan Hilir menggelar pertemuan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir pada hari Kamis (14/2/2019) dalam rangka membahas permasalahan tawuran antar geng yang saat ini sangat meresahkan masyarakat serta para tenaga pendidik di Bagansiapiapi.
Acara yang di hadiri Kakan Kemenag Rohil, H. Agustiar ini, berlangsung selama 3 jam dari jam 9.30 -12.30 WIB juga dihadiri Kepala-kepala Madrasah se Kec. Bangko.
"Sore hari ini sengaja kami mengumpulkan para kepala madrasah baik itu negeri maupun swasta untuk membahas banyaknya siswa-siswi kita yang melakukan tawuran antar geng, seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu," kata Kakan Kemenag.
Informasi Kepala Dinas Pendidikan Kab. Rohil, dari 12 orang yang diamankan Polsek Bangko, secara keseluruhan merupakan siswa sekolah bahkan masih ada yang masih kelas IV SD. Setelah melakukan penangkapan pada malam hari, katanya, ke esokan harinya bekerjasama dengan Polsek, Dinas Pendidikan mengumpulkan seluruh geng yang ada di Kecamatan Bangko.
"Ada sekitar 30-an kepala geng yang kita kumpulkan di Mapolsek Bangko, di hadapan Kapolsek para kepala geng telah berjanji akan membubarkan diri dan telah dilakukan pembinaan," H. Agustiar menceritakan.
Sontak kejadian ini, sebutnya, tentu menjadi perhatian khusus bagi pihak Dinas Pendidikan selaku pembina dari guru dan siswa. Sehingga Disdik mengambil inisiatif untuk mengumpulkan para kepala sekolah agar bisa mengambil tindakan-tindakan disiplin kepada anak-anak.
"Kita tidak menyangka seusia anak SD maupun SMP sudah pandai mempersenjatai dirinya dengan parang, gear sepeda motor, seng yang dibentuk seperti gergaji dan lainnya. 12 anak yang diamankan kemarin sedikitpun tidak ada terlihat penyesalan bahkan tidak ada yang menangis," H. Agustiar lanjut menceritakan.
Untuk itu kita mengadakan pertemuan pada hari ini untuk membahas kenakalan siswa, antisipasi/ jaga jaga bilamana ada siswa/ siswi dari madrasah.
Selanjutnya rapat dipimpin oleh Edi Subroto, Kepala MTs Batu Gampar didampingi Kepala MAN 1 Rohil, Hj. Rahmawati dan Kepala MIN 1 Rohil, Hj. Maspura.
Hasil pertemuan itu, menekankan kepada para kepala madrasah untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap para siswa di madrasah dengan melakukan pendataan para siswa jika ada yang terlibat dalam geng guna mengantisipasi kejadian-kejadian sebelumnya.
"Jika menemukan ada siswa yang tergabung dalam geng segera panggil orang tuanya ke madrasah, berikan nasehat di hadapan orang tua dan berikan teguran pertama, jika mengulangi berikan teguran kedua serta ketiga, jika tetap melakukan ke empat kalinya langsung keluarkan," tegasnya.
Selain itu, rapat juga menekankan kepada para kepala madrasah agar melakukan razia secara rutin di sekolah dengan waktu yang selalu berubah, agar apa yang dibawa anak-anak kita dapat diketahui. (Nsh)