Rokan Hilir (Inmas) – Pada awal Januari yang lalu tepatnya tanggal 7 Januari 2016 Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir menerima 6 siswi peserta magang dari SMK At-Thahiriyah Desa Srikayangan Kecamatan Tanjung Medan. Ke-enam siswi peserta magang itu adalah Seindah Lestari, Elisa Patama, Iis Arliana, Siti Juleha, Dian Purnama Sari dan Nifia Eka Sasmita yang langsung pada saat itu diserahkan oleh Kepala Sekolah.
Selama tiga bulan enam siswi tersebut melaksanakan praktek kerja di Kantor Kemenag Rokan Hilir dengan ditempatkan pada seksi-seksi yang ada. Dan pada Senin, 11 Januari 2016 saatnya dikembalikan kepada pihak sekolah.
Pepriono, S.Pd, Kepala SMK At-Thahiriyah menyampaikan ribuan terima kasihnya kepada Kepala Kemenag Kab. Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag atas segala perhatian dan bimbingan yang telah diberikan kepada ke- enam siswinya dan memohon maaf jika selama tiga bulan peserta didiknya terdapat kesalahan yang telah diperbuat mereka. Mudah-mudahan kerjasama ini terus berlanjut dan berharap Kemenag Rokan Hilir tidak merasa bosan jika SMK At-Thahiriyah selalu mengirimkan peserta magangnya pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu Kepala Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag dalam sambutannya yang berupa pesan kepada pihak sekolah dan peserta magang bahwa program magang/prakerin yang diterapkan sekolah sangat tepat untuk menggali keterampilan siswa yang akan dijadikan pengalaman menuju dunia kerja.
Lebih lanjut H. Agustiar memberi pesan kepada peserta magang dengan terlebih dahulu menceritakan susah payahnya saat dirinya sekolah dari Sekolah Dasar sampai ke Perguruan Tinggi. Sejak SD Kelas V sudah membantu orang tua menderes getah karet, sampei diperguruan tinggi (UIN Suska Pekanbaru) tinggal di Masjid dan pernah bekerja membersihkan got, menarik kayu balak semata-mata untuk memenuhi biaya kuliah. Hal ini diceritakan dirinya agar dapat memotivasi peserta magang untuk selalu semangat bersekolah dan mensyukuri kemudahan-kemudahan yang mereka jalani sekarang ini. Mudah-mudahan pengalaman selama magang di Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir ini menjadi ilmu sebagai bekal setelah tamat sekolah nanti. “Jangan buru-buru menikah karena menikan senangnya hanya sesaat selebihnya susah kerena tuntutan tanggung jawab” tegas H. Agustiar mengakhiri pesannya. Bagansiapiapi, 11/4. (Nsh)