Rokan Hilir (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag bersama Sekda Kabupaten Rokan Hilir H. Surya Arfan mewakili Bupati Rokan Hilir dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir H. Amirudin melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ujian nasional tingkat madrasah aliyah tahun 2016.
Sebagaimana diketahui, mulai Hari Senin tanggal 4 s/d 7 April 2016 di Kabupaten Rokan Hilir juga MA/SMA lainnya di seluruh Indonesia melaksanakan kegiatan UN tahun 2016. Bersama Pemda Kabupaten Rokan Hilir, Kakankemenag Kab. Rohil melakukan monitoring Ujian Nasional di MAN Bagansiapiapi yang beralamat di Jl. Pelabuhan Baru No. 21 Bagansiapiapi. Kegiatan tersebut dalam rangka memantau pelaksanaan ujian nasional tingkat MA agar bisa berjalan dengan aman dan tertib serta sesuai dengan yang diharapkan.
Kehadiran Kepala Kemenag dan lainnya disambut dengan senang hati oleh Kepala MAN Bagansiapiapi Muhammad Fuad, M.Pd beserta panitia ujian. Selama beberapa saat tim monev berkomunikasi dengan kepala MAN Bagansiapiapi dan panitia penyelenggara terkait pelaksanaan UN 2016. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari panitia penyelenggara bahwa jumlah peserta yang mengikuti UN pada tahun 2016 di MAN Bagansiapiapi ini adalah sebanyak 91 orang yang terdiri dari jurusan IPA dan IPS. Sebanyak 6 ruangan ditempati oleh para siswa tersebut yakni mulai dari ruangan 1 sampai dengan ruangan 6 dengan pengawas ujian masing-masing dua orang.
Selanjutnya Kepala Kemenag H. Agustiar menyampaikan Kepada Bapak Sekda dan Bapak Kadisdik Kab. Rokan Hilir bahwa Madrasah Aliyah (MA) yang berada dibawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir yang mengikuti UN 2016 berjumlah 28 Madrasah Aliyah Negeri/Swasta dengan peserta UN berjumlah 869 Siswa yang terdiri dari Jurusan IPA (101 laki-laki dan 93 perempuan = 194 siswa), Jurusan IPS (292 laki-laki dan 360 permpuan = 652 siswa) dan Jurusan Keagamaan (9 laki-laki dan 14 perempuan = 23 siswa).
Lebih lanjut kepala Kemenag Kab. Rokan hilir mengatakan bahwa dari 869 siswa peserta UN 2016 diharapkan banyak siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. Dengan catatan telah menyandang predikat lulus dan kelulusan siswa ditentukan oleh Madrasah melalui musyawarah majlis guru dan telah memenuhi kriteria kelulusan yang telah ditentukan diantaranya telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Bersetandar Nasional (UN), Ujian Madrasah (UM), Ujian Nasional (UN) dan telah mengikuti Mata Pelajaran dengan tuntas yang dituangkan dalam nilai-nilai semester.
“Kepada guru dan siswa agar mengedepankan kejujuran dan prestasi dalam pelaksanaan UN Tahun 2016 ini agar Madrasah dapat melahirkan siswa-siswi unggul yang dapat bersaing dengan siswa-siswi Sekolah Umum," tegas Kepala mengakhiri penyampaiannya. (ft.nsh)