0 menit baca 0 %

Kepala Kemenag Rokan Hilir Hadiri Pembukaan Diklat Prajabatan CPNS Golongan III di Lingkungan Pemda Kab. Rokan Hilir

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Setelah mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun Otonomi Daerah ke-20, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar masih bersama Bupati Rokan Hilir menghadiri acara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS angkatan I dan II di Lingkungan Pe...

Rokan Hilir (Inmas)- Setelah mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun Otonomi Daerah ke-20, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar masih bersama Bupati Rokan Hilir menghadiri acara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan CPNS angkatan I dan II di Lingkungan Pemerintah kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2016 di Gedung Serba Guna Bagansiapiapi senin 25/4.

 

Acara yang dihadiri para asisten, Sekda, Kepala BKD serta seluruh Kepala Dinas di Lingkungan Pemda Kabupaten Rokan Hilir ini dibuka secara resmi oleh Bupati Rokan Hilir H. Suyatno.

Dalam sambutannya Bupati Rokan Hilir menngatakanbahwa pelaksanaan Diklat pola kerjasama mempunyai tujuan memberikan kemudahan kepada CPNS, sehingga tidak perlu keluar daerah dalam mengikuti Diklat Prajabatan. Kedua untuk memenuhi persyaratan untuk diangkat PNS wajib mengikuti dan lulus Diklat Prajabatan sesuai dengan PP Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan PNS. Disamping itu dalam pidato sambutannya Bupati berharap peserta Diklat Prajabatan dapat dengan sungguh sungguh, tertib dan disiplin, lebih mengutamakan hasil dan manfaat bukan sekedar memenuhi syarat administrasi untuk menjadi PNS, serta diharapkan dapat menjadi PNS yang mampu bekerja secara efektif, efisien dan akuntabel, dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat.

 

Disisilain, H. Agustiar saat dikonfirmasi usai acara pembukaan Diklat Prajabatan  mengatakan bahwa “tujuan dari diselenggarakannya Diklat ini antara lain untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian CPNS, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kelak diharapkan akan menjadi pembaharu dan perekat dalam menjaga kedaulatan dan persatuan NKRI, memantapkan nilai-nilai dan sikap pengabdian yang berorientasi pada pelayanan publik, pengayoman, dan pemberdayaan dengan berpedoman pada Budaya Kerja. Selain itu, sebagai ASN juga dituntut profesionalismenya dalam bekerja.” tegas H. Agus. Bagansiapiapi, 25/4. (Nsh)