Rokan Hilir (Inmas) – Kepala Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag hadiri acara pengembalian siswa/i dari Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bagansiapiapi Muhammad Fuad, M.Pd kepada orang tua wali siswa, sekaligus perpisahan kelas XII yang telah menamatkan studinya pada tahun ini, Kamis (21/04) yang bertempat di halaman MAN Bagansiapiapi
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Rokan Hilir yang diwakili oleh asisten III Bldang kesejahteraan Masyarakat Ali Asfar, MSI, Kepala UPTD Bina Pengelolaan Sekolah Kec. Bangko, Ketua Komite Madrasah, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan para wali siswa.
Kepala Kemenag dalam sambutannya mengatakan bahwa para orang tua wali siswa hendaknya bersyukur dapat menyekolahkan anaknya pada pendidikan madrasah, sebab semua pelajaran yang didapat di sekolah didapat juga di sini, sebaliknya, tidak semua pelajaran yang didapat di sini didapat pula di sekolah, ditambah lagi dengan pendidikan karakter yang khas dengan pendekatan agama.
Dikatakannya, MAN Bagansiapiapi harus bisa menjadi model atau contoh bagi madrasah-madrasah yang lain. Oleh karena itu, maka partisipasi masyarakat baik melalui komite maupun melalui masyarakat secara umum, termasuk di dalamnya Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir kiranya dapat berpartisipasi untuk memajukan MAN Bagansiapiapi dengan membantu sarana prasarana dan peningkatan kualitas mutunya.
Selanjutnya H. Agustiar mengucapkan tahniah kepada siswa/i kelas XII dan berpesan kepada mereka “jangan bangga karena sudah tamat dari jenjang SLTA, akan mendapatkan ijazah MAN, karena jika bicara tentang dunia usaha dan pekerjaan tamat SLTA sudah semakin sulit, sekarang harus punya kualifikasi yang kompetitif, paling tidak harus S1. Maka dari itu jangan berhenti sekolah setelah tamat dari MAN ini, lanjut kuliah, gantungkan cita-citamu setinggi langit.” Tegas H. Agus.
Sementara itu, Kepala MAN Bagansiapiapi Muhammad Fuad, M.Pd mengatakan bahwa siswa/i yang akan tamat pada tahun ini adalah sebanyak 90 orang dan 51,11 persennya akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Terdapat peningkatan bila dibanding tahun lalu.
Muhammad Fuad berkeyakinan dan berharap agar dari 90 siswa yang mengikuti UJian Nasional (UN), hendaknya lulus 100 persen, sebab pihaknya bersama majelis guru telah melakukan berbagai upaya, seperti try out, bimbel, pembahasan soal-soal, dan lain sebagainya, sehingga sangat layak untuk lulus semuanya.
Disisi lain Asisten III Ali Asfar mengajak kepada semua orang tua siswa agar jangan mengandalkan guru di sekolah, justru orang tualah yang lebih besar tanggung jawabnya, awasi anak-anak kita, karena pengaruh lingkungan sangat dominan dalam mempengaruhi sifat dan karakter anak-anak kita. Awasi anak-anak kita dari pengaruh narkoba, pergaulan bebas dan lain sebagainya.” Ali Asfar mengakhiri sambutannya. Bagansiapiapi, 21/4. (Nasuha)