0 menit baca 0 %

Kepala Kemenag Kuansing Tekankan Pentingnya Revitalisasi Fungsi Rumah Ibadah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) -- Upaya menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peribadatan dan peradaban umat terus digalakkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Hal itu tampak dalam kegiatan Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Tingkat Kabupaten Tahun 2025 yang dibuka secara...

Kuansing (Kemenag) -- Upaya menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peribadatan dan peradaban umat terus digalakkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Hal itu tampak dalam kegiatan Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Tingkat Kabupaten Tahun 2025 yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon, di Aula Kantor Kemenag Kuansing, Kamis (12/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari para pengurus masjid se-Kabupaten Kuantan Singingi. Mereka hadir untuk memperdalam pemahaman tentang pengelolaan masjid secara profesional serta memperkuat peran masjid dalam memakmurkan umat.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon menegaskan bahwa revitalisasi rumah ibadah merupakan bagian penting dari Asta Protas Kementerian Agama. Masjid harus difungsikan sebagaimana mestinya bukan hanya sekadar tempat beribadah, tetapi juga wadah yang menumbuhkan kepedulian sosial, membina akhlak, serta memperkuat tali ukhuwah antarumat. 

“Melalui revitalisasi ini, kita ingin menjadikan masjid benar-benar hidup. Masjid yang mampu menghidupkan umatnya dan umat yang memakmurkan masjidnya,” ujar Suhelmon.

Ia menambahkan, masjid seharusnya menjadi tempat yang paling nyaman bagi umat, tempat bernaung dan menumbuhkan semangat keagamaan. Di dalamnya, tumbuh kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat, baik di bidang keagamaan, sosial, maupun ekonomi. “Masjid bukan hanya pusat terselenggaranya ibadah salat, tetapi juga pusat peradaban. Dari masjid, kita berharap lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” tutupnya penuh harap.

Dalam laporannya, Kepala Seksi Bimas Islam, Bahrul Aswandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penyamaan persepsi antar pengurus masjid. “Kita ingin menguatkan kembali fungsi masjid agar tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan umat. Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir kesadaran bersama untuk menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Ustaz Irsyad Azizi sebagai narasumber dengan materi “Masjid sebagai Pusat Peribadatan dan Peradaban.” Selain itu, para peserta juga akan mengikuti Zoom Meeting bersama Ketua Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Herius Nazir, guna menambah wawasan terkait strategi revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Tingkat Kabupaten Kuantan Singingi.