Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon melepas peserta Rohani Islam (Rohis) utusan Provinsi Riau dari SMKN 2 Teluk Kuantan yang akan mengikuti Kongres Rohis Nasional I yang akan berlangsung selama 4 hari, dari 12-15 November 2025 di Jakarta. Bertempat di ruang kerjanya, Senin (10/11/2025) kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Kemenag Kuansing dalam mendukung pengembangan potensi dan kepemimpinan pelajar melalui kegiatan keagamaan di tingkat nasional.
Dalam acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut, Kepala Kemenag Kuansing didampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), Burdianto. Kehadiran keduanya memberikan dukungan moral sekaligus motivasi bagi peserta agar siap berkompetisi dan berkontribusi positif membawa nama baik Kabupaten Kuantan Singingi serta Provinsi Riau di kancah nasional.
Dalam arahannya, Suhelmon menyampaikan tiga pesan penting kepada peserta yang akan berangkat mengikuti kongres. “Saya ucapkan selamat mengikuti Kongres Rohis Nasional. Jagalah nama baik Kabupaten Kuantan Singingi dan Provinsi Riau selama kegiatan berlangsung. Serta manfaatkan kongres ini sebagai ajang untuk menempah kemampuan, memperluas wawasan, serta meningkatkan kompetensi, khususnya dalam bidang keagamaan dan organisasi Rohis,” pesan Suhelmon.
Ia menambahkan, keterlibatan siswa Kuansing dalam kegiatan nasional merupakan bukti bahwa pembinaan keagamaan di sekolah telah berjalan baik dan mampu melahirkan generasi muda yang beriman, cerdas, serta memiliki semangat kepemimpinan. “Kami di Kemenag Kuansing merasa bangga dan tentu mendukung penuh. Semoga peserta ini menjadi teladan bagi teman-teman lainnya di sekolah dan membawa pengalaman berharga untuk kemajuan bersama,” tambahnya.
Dilansir dari kemenag.go.id Kongres Rohis Nasional I adalah titik balik structural, momen di mana jutaan anggota Rohis dari 34 provinsi bertransformasi dari gerakan lokal menjadi kekuatan nasional terkoordinasi. Kongres ini adalah parlemen muda Islam pertama di Indonesia yang akan merumuskan blueprint karakter generasi 2045.