Kuansing (Kemenag) Udara pagi Teluk Kuantan masih diselimuti kabut tipis ketika Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon memulai aktivitasnya. Pada Selasa pagi (4/11/2025) pukul 06.00 WIB, ia tampak serius mengikuti Breakfast Meeting bersama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Pertemuan ini digelar secara hybrid, menggabungkan partisipasi luring di Jakarta dan daring dari seluruh Indonesia.
Kegiatan Kementerian Agama yang rutin diadakan setiap dua pekan tersebut diikuti oleh pejabat eselon I, II, dan III, termasuk para Kepala Kantor Wilayah serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota. Dari ruang kerjanya di Teluk Kuantan, Suhelmon menyimak setiap paparan dengan antusias, menyadari pentingnya forum itu untuk memperkuat arah kebijakan dan sinergi kinerja di lingkungan Kemenag.
Pada kesempatan tersebut Ahmad Hidayatullah, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), menjadi pemapar utama .Beliau menyoroti pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan anggaran serta optimalisasi aset negara sebagai bagian dari reformasi birokrasi Kementerian Agama. Selain soal transparansi, Ahmad juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas satuan kerja agar pengelolaan aset negara lebih efisien dan tidak tumpang tindih. “Kita ingin membangun budaya kerja yang akuntabel dan berbasis data, karena di situlah kepercayaan publik terhadap Kemenag akan tumbuh,” tambahnya.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam arahannya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Kemenag yang terus berupaya meningkatkan tata kelola lembaga. “Kita harus terus memperkuat integritas, karena pelayanan keagamaan yang baik lahir dari sistem birokrasi yang bersih dan tertata,” ujarnya.
Suhelmon, usai mengikuti kegiatan, menyampaikan bahwa apa yang disampaikan dalam pertemuan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran Kemenag di daerah. “Kami di Kuansing akan menindaklanjuti arahan pusat dengan memperkuat pengawasan internal dan memastikan pengelolaan keuangan serta aset berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan efisiensi,” ujarnya.