0 menit baca 0 %

Kepala Kemenag Inhil Hadiri Peringatan Hari Santri Riau 2025, Perkuat Peran Pesantren di Tingkat Nasional

Ringkasan: Kuantan Singingi (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan dengan menghadiri rangkaian peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Riau tahun 2025.

Kuantan Singingi (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan dengan menghadiri rangkaian peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Riau tahun 2025. Acara tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Sarasehan Pimpinan Pondok Pesantren se-Provinsi Riau dan Seminar Kepesantrenan Nasional yang berlangsung di Kediaman Bupati Kuantan Singingi pada Selasa malam (21/10/2025).

Kehadiran Kepala Kemenag Inhil, H. Harun, dalam kegiatan yang mempertemukan pimpinan pesantren dan tokoh nasional ini menjadi penanda bahwa Kemenag Inhil siap mengadopsi hasil diskusi dan rekomendasi dari sarasehan untuk memajukan pondok pesantren di wilayah Indragiri Hilir.

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para pimpinan pesantren untuk bersilaturahmi, sekaligus melakukan refleksi mendalam guna memperkuat peran strategis pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam suasana yang hangat dan penuh makna, H. Harun turut berdiskusi dengan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muliardi, Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby, Anggota DPR RI, serta Kepala Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Riau lainnya.

H. Harun, Kepala Kemenag Inhil, menyampaikan bahwa momen Hari Santri harus menjadi momentum bagi pesantren di Indragiri Hilir untuk meningkatkan kualitas dan daya saing.

“Kami dari Kemenag Indragiri Hilir sangat antusias mengikuti rangkaian acara ini. Pesantren adalah pilar penting dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia. Kami akan membawa pulang semangat dan hasil dari Sarasehan Nasional ini untuk memperkuat kurikulum, manajemen, dan pemberdayaan santri di seluruh pondok pesantren di Inhil,” ujar H. Harun.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menekankan pentingnya peran pesantren di era modern.

“Pesantren tidak hanya harus mampu mencetak ulama, tetapi juga wirausahawan dan pemimpin yang adaptif terhadap perubahan zaman. Kolaborasi antar Kemenag kabupaten/kota dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) sangat vital untuk mewujudkan hal ini,” tegas Muliardi.

Dengan adanya kegiatan ini, Kemenag Inhil menunjukkan keseriusannya dalam memastikan pondok pesantren di Indragiri Hilir dapat berperan lebih optimal dalam pembangunan daerah dan nasional. (Ria)