Siak (Inmas) – Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Kabupaten Siak Tahun 2019 di Kecamatan Sungai Apit resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom yang menghadiri langsung pembukaan ajang perlombaan membaca, menghafal, menulis, menafsirkan, mempresentasikan Al-Quran tingkat Provinsi Riau itu berharap khafilah dari 14 Kecamatn se-Kabupaten Siak meraih prestasi gemilang.
Pembukaan MTQ Kabupaten Siak tersebut diawali dengan devile Khafilah kecamatan peserta MTQ, dilanjutkan dengan pengibaran bendera LPTQ dan penyerahan piala bergilir dari juara MTQ kepada Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si untuk diperebutkan kembali. Dalam sambutannya Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, berharap dengan telah dibukanya MTQ kali ini, dapat memberikan pemahaman kepada umat muslim dalam menjadi Al-Quran sebagai pedoman hidup bertindak dan berbuat, sekaligus mewujudkan masyarakat Kabupaten Siak yang Qurani sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Riau.
Sekedar informasi, dalam laporannya, Camat Sungai Apit Wahyudi yang juga menjadi Ketua Panitia MTQ Kabupaten Siak Tahun 2019, mengatakan jumlah peserta kafilah dari 14 Kecamatan se Kabupaten Siak yang mengikuti MTQ seluruhnya berjumlah 556 orang, diantaranya dari Kecamatan Bungaraya 42 orang, Dayun 45 orang, Kerinci Kanan 37 orang, Kandis 34 orang, Koto Gasib 39 orang, Lubuk Dalam 35 orang, Mempura 35 orang, Minas 38 orang, Pusako 41 orang, Siak 54 orang, Tualang 40 orang, Sungai Mandau 31 orang, Sabak Auh 41 orang dan Sungai Apit 43 orang.
Saat dikonfirmasi Inmas Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom berpesan hendaknya melalui ajang MTQ ini dapat dimaknai oleh peserta dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup, dengan memahami, menghayati dan menjalankan wahyu Allah itu dalam kehidupan sehari-hari. "MTQ ini merupakan momentum yang tepat dalam mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kemampuan baca Al-Quran, memahami dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini merupakan momentum mendidik masyarakat yang berahlak mulia, bertaqwa dan bermartabat hal itu sesuai dengan Tema MTQ kali ini "mewujudkan mental insan yang Qurani", ujarnya. (Hd)