Riau (Inmas) – Kepala Dinas Perumahan
Kawasan Pemukiman dan Pertnahan Provinsi Riau M Amin mengatakan semua sarana
dan prasarana yang dibutuhkan para jemaah haji Riau sudah hampir rampung dan tinggal digunakan
saja oleh jamaah pada hari H. Demikian disampaikan Kepala Dinas PKKP (Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan) Provinsi Riau M Amin pada Cheking terakhir rapat PPIH Riau, Selasa (02/07) petang.
Intinya sudah hampir rampung 100% untuk menerima rombongan jemaah kita dari Kabupaten/kota.Ia menjelaskan, kesiapan sarana dan prasarana di EHA Riau dan termasuk pula ruang makan jamaah sudah bisa digunakan jamaah pada hari H masuk ke asrama.
Amin mengatakan untuk ruang keberangkatan sendiri sudah dikasih sekat agar jamaah haji yang mau berangkat steril. “Untuk lantai yang direnovasi besok sudah selesai lantai, kemudian memangkas untuk digunakan sebagai ruang keberangkatan. Begitu pula terkait fasilitas yang ada di ruang kedatangan kemudian ruang makan, fasilitas kursi yang masih kurang sekitar lebih kurang 525 kursi lagi.
“Kita bantu komunikasikan BPKP Biro Umum 525 unit yang belum sampai ke asrama ini. Khusus ruang makan sampai saat ini yang kurang 100 kursi lagi, mudah-mudahan minggu ini selesai semua”, terangnya.
Amin mengaku kesiapan penerangan, memang beberapa titik lampu belum ada. Termasuk unit AC, selanjutnya untuk listrik pihak PLN sudah ready di lokasi ini. “Pada pihak PLN besok kita coba lagi hidupkan, termasuk terhadap soundnya untuk ruang keberangkatan itu kita belum punya, kita akan minta bantuan fasilitas untuk dipasang segera”, katanya.
Lebih lanjut Amin menjelaskan untuk kebersihan bahwa pagi tadi, Selasa (02/07) kita minta bantuan ke biro umum untuk membersihkan. ada sebanyak 18 Cleaning Service (CS) khusus diturunkan untuk melayani 258 kamar dan setiap pagi harus ada pergantian spray dan handuk.
“Khusus masalah konsumsi petugas lebih kurang CS mendapat dua kali shift dan petugas security namanya sudah disampaikan”, katanya.
“Kita coba mencoba rekrut lagi agar bisa menggunakan sistem shift, sementara untuk kebersihan kami meminta bantuan pihak pemko, agar hari H bisa distandbykan dan petugas pengambil sampah yang ada di lingkungan asrama siap melaksanakan tugas dua kali”, rincinya.
Kedinasan yang dipimpinnya dalam bidang akomodasi juga terus fokus dan berupaya menjaga kondisi yang diinginkan jamaah nyaman kondusif, agar tidak mengganggu penyelenggaraan jamaah haji. Apalagi persoalan ini begitu mendasar dan menjadi kebutuhan penting dari seluruh jemaah dari kabupaten /kota se-Riau, tandasnya.(vera)