0 menit baca 0 %

Kenali Pekerjaan Terlebih Dahulu baru Di Cintai

Ringkasan: Pekanbaru (Humas), Kepala Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau “Drs. H. Irhas” yang di dampingi oleh Kepala Seksi Penyuluh Agama Islam “Dra.Hj.Idah Heridah”, Kepala Seksi Zakat Wakaf “DR. M. Fakhri, M.Ag” dan Kepala Seksi lainnya yang...
Pekanbaru (Humas), Kepala Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau “Drs. H. Irhas” yang di dampingi oleh Kepala Seksi Penyuluh Agama Islam “Dra.Hj.Idah Heridah”, Kepala Seksi Zakat Wakaf “DR. M. Fakhri, M.Ag” dan Kepala Seksi lainnya yang bernaung dibawah Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Riau pada Selasa (16/04) di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru menyelenggarakan Rapat Tekhnis dan Pembinaan Penyuluh Agama Islam Non PNS Kementerian Agama Provinsi Riau tahun Aanggaran 2013 mengumpulkan para penyuluh agama Islam non PNS sebanyak 314 orang untuk mengadakan rapat koordinasi dan penjelasan tekhnis penyuluhan agama yang akan dilaksanakan pada tahun 2013. Di hadapan para penyuluh yang hadir, Kabid menyampaikan, tugas saudara-saudara sebagai penyuluh agama sangatlah mulia sebagai pencerah umat, saya ingin fungsi saudara lebih ditingkatkan, program Magrib Mengaji sebagaimana yang bapak Ka.Kanwil sampaikan tadi dihadapan kita semua wajib kita sukseskan, karena posisi pencerah umat yang sudah saudara ambil merupakan tugas mulia, disamping saudara berfungsi sebagai pencerah umat makanya para penyuluh Agama Islam Non PNS ini kami harapkan betul menjadi ujung tombak mensukseskan Program Magrib Mengaji, saudara merupakan mitra Kanwil Kemenag dalam mewujudkan masyarakat Riau yang Agamis dan Islami, agar negeri kita ini bisa menjadi negeri yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghofur, yaitu negeri yang aman, damai, tenteram dan di ridhoi oleh Allah SWT, papar Irhas Pada kesempatan tersebut, DR Fakhri menyampaikan pencerahan kepada seluruh penyuluh tersebut, beberapa tahun terakhir ini kita menyaksikan perkembangan dan pertumbuhan Islam di Dunia, setelah kejadian tragedi penghancuran gedung WTC di Amerika beberapa tahun yang lalu, Eropa mengalami perubahan yang dahsyat, terutama perkembangan dan pertumbuhan umat Islam di Eropa mengalami peningkatan yang cukup signifikan, berlomba-lombanya masuk Islam kaum muda di Amerika, Inggris dan Prancis, kebanyakan testimoni mereka masuk Islam pada awalnya karena kebencian mereka terhadap Islam yang di cap oleh Negara Barat sebagai agama teroris dan membuat kacau, dengan rasa kebencian tersebut menimbulkan daya tarik tersendiri bagi mereka untuk mengenal dan mengetahui ajaran Islam sesungguhnya, setelah mereka mempelajari Islam mereka tidak mendapatkan apa yang disangkakan oleh negara barat terhadap Islam, melainkan yang mereka temui adalah ajaran kedamaian dan ketenangan sehingga mereka mengikrarkan diri memeluk Agama Islam, artinya mereka memeluk Islam adalah pilihan mereka sendiri yang melalui kajian-kajian yang mereka lakukan yang menyebabkan kualitas keimanan dan pengetahuan yang yang sudah teruji. Namun umat Islam yang ada di negeri kita sangat bertolak belakang dengan mereka, kita terlahir dari rahim orang Islam yang memeluk Islam tanpa Mujahadah yang kuat, sehingga kualitas keberagamaan orang kita masih banyak diragukan, berlatar belakang kondisi inilah peran bapak/ibu sebagai Penyuluh Agama Non PNS dilingkungan Kanwil Kemenag Riau diharapkan mampu menjadi pencerah bagi umat Islam yang ada di negeri kita ini untuk meningkatkan kualitas keberagamaan mereka, begitulah pentingnya keberadaan Penyuluh Agama Non PNS ini untuk membantu pemerintah dalam pembangunan di bidang agama, terang Fakhri. Pada kesempatan terakhir, Kasi Penyuluh Agama Islam “Dra.Hj.Idah Heridah” menyampaikan rangkaian tekhnis pelaporan/membuat laporan pekerjaan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Non PNS tahun 2013 tersebut.(AZ)