Rokan Hilir (inmas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Agustiar, S.Ag mendampingi Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Drs Jamiludin menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2018 di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah yang terletak di Dusun Sidomulyo, Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Senin (22/10/2018).
Di pondok pesantren Bidayatul Hidayah itu sendiri, peringatan hari santri nasional merupakan ketiga kalinya dilaksanakan.
Pembukaan HSN diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera sang saka merah putih yang dipimpin langsung oleh wakil bupati Rohil serta pembacaan ikrar santri.
Wabu Rohil, Jamiludin dalam sambutannya menyebutkan, peringatan Hari Santri Nasional merupakan peringatan hari yang bersejarah. Ia juga menyebutkan, para orang tua yang menempatkan anak-anak nya untuk menimba ilmu di pesantren sangatlah tepat.
"Alhamdulillah pada hari ini merupakan hari yang bersejarah, tempat belajar bukanlah menjadi soal, tetapi niat dan tekat yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para wali murid tidak salah lagi mengantarkan anaknya sekolah ke Pesantren Bidayatul Hidayah ini," katanya.
Selanjutnya beliau menceritakan bahwa dirinyapun pernah mesantren di Pondok Pesantren Hubbul Wathan Duri Kab. Bengkalis.
“Saya juga alumni Pondok Pesantren, Saya juga santri dan Alhamdulillah sekarang jadi Wakil Bupati,” ujarnya.
Sementara itu, pimpinan pesantren Bidayatul Hidayah, H Muhammad Hasanuddin, menyebutkan, jumlah pondok pesantren yang ada di Rohil saat ini ada sebanyak 24.
Dari 24 pesantren, lanjutnya, ada sebanyak 14 pesantren yang para santrinya mondok. Untuk pesantren Bidayatul Hidayah sendiri santrinya saat ini ada sebanyak 1.200.
Muhammad Hasanuddin juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap pondok pesantren mereka.
Tampak hadir dalam acara tersebut Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, anggota DRD Rohil, Kepala Kemenag Rohil H. Agustiar S.Ag, Camat Tanah Putih Ramlan Sos dan Lurah Cempedak Rahuk Rafli Sos. Termasuk juga Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih, Datuk Penghulu, Danramil Kecamatan Tanah Putih, tokoh masyarakat, tokoh agama serta 500 santri dari pondok pesantren Al Muhsinin Kecamatan Rimba Melintang dan undangan lainnya.
Upacara ditutup dengan doa yang dipandu Ust. Taubat Nasuha, staf Kantor Kementerian Agama Rokan Hilir.
Sementara itu, usai upacara, saat berbincang dengan inmas Kemenag Rohil, Kakan Kemenag Rohil mengutarakan bahwa, kalau bisa peringatan hari santri nasional haris lebih di tingkatkan lagi dengan lebih banyak melibatkan berbagai pihak. Pasalnya Pesantren itu berada di bawah naungan Kementerian Agama.
"Dengan sudah di jadikannya segai HSN, tentu akan lebih menambah gairah para orang tua mesantrenkan anaknya dan itu kebanggaan bagi Kementerian Agama," ujarnya. (Nsh)