0 menit baca 0 %

Kemenag Siak Gelar Raker 2017

Ringkasan: Siak (Inmas) - dengan mengangkat tema “Bersama Membangun Umat Melalui Realisasi Program Yang Tepat Guna dan Tepat Sasaran”, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menggelar Rapat Kerja (Raker), Senin (20/02/17) di Aula Kemenag Kabupaten Siak.

Siak (Inmas) - dengan mengangkat tema “Bersama Membangun Umat Melalui Realisasi Program Yang Tepat Guna dan Tepat Sasaran”, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menggelar Rapat Kerja (Raker), Senin (20/02/17) di Aula Kemenag Kabupaten Siak. Acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh saudara Syukri yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta mendengar laporan ketua panitia raker yang disampaikan oleh Drs. H. Nursya. Raker yang dilaksanakan satu hari penuh ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Ahmad Supardi, MA, dan Kakan Kemenag Kabupaten Siak Drs. H. Muharom. Berdasarkan laporan panitia pelaksana, jumlah peserta sebanyak 26 orang, terdiri dari kapala seksi, Kepala Penyelenggara, Kepala Kantor KUA dan Kepala Madrasah Negeri yang ada di Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Siak menyampaikan bahwa serapan anggaran tahun 2016 sebesar 91,77%. Harapan kedepan hendaknya anggaran lebih banyak lagi. Hal ini untuk peningkatan sarana dan prasarana di linkungan Kemenag Kabupaten Siak. Selain itu, Drs. H. Muharom juga menyampaikan terobosan terbaru yang Kemenag Siak lakukan diantaranya, SIMKAH, SISKOHAT, Info Corner (Satu-satunya di Provinsi Riau), pesantren lapas, e-kinerja, koporasi syari’ah dan masih terdapat program penunjang kinerja yang lain. Sementara itu, dalam arahannya Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA berpesan bahwa dengan adanya raker ini kita bisa belajar dari firman Allah yang mengatakan bahwa kita dituntut untuk membuat perencanaan dalam hidup. "Dalam mananajemen modern setidaknya ada 4 fungsi manajemen yang harus dimiliki sebagai penunjang dalam bekerja," ucapnya.

Ia mengungkapkan, perencanaan tersebut telah tertuang dalam 4 unsur- unsur manajemen modern saat ini yang perlu diterapkan dalam perencanaan atau Raker.

Pertama: planing (perancanaan) terkait apa yang harus dilaksanakan nanti, esok, pekan depan dan masa yang akan datang. Biasaynya disebut perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. "Kalaupun ini ada dalam manajemen moder, tapi ada dalam ajaran agama dan semua agama punya perencanaan seperti ini," ungkapnya dilantir dari laman Kemenag Riau.

Kedua; organizing (organisasi) susunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi yang menentukan tugas apa saja yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, bagaimana tugas-tugas nya dan sebagainya. Jika ada salah satu struktur yang kosong, akan melahirkan ketimpangan, jadi perlu segera diisi agar organisasi dapat berjalan baik.

Ketiga; actuating (pelaksanaan), merupakan fungsi manajemen yang utama karena sangat mentukan sukses atau tidaknya sebuah program yang telah direncanakan dan dianggarkan dalam organisasi.

Keempat; controlling (pengawasan) merupakan proses untuk menjamin bahwa tujuan-tujuanorganisasi dan manajemen tercapai. Ini adalah usahasistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan,membandingkan kegiatan nyata dengan tujuan perencanaan untuk mengetahui apakah semua program telah terlaksana dengan maksimal atau tidak.

Pada kesempatan tersebut, program kerja Kemenag pada umumnya terangkum dalam 5 program pokok Kementerian Agama Provinsi Riau yaitu, meningkatkan kehidupan beragama supaya berkualitas, peningkatan kerukunan beragama internal maupun eksternal, meningkatkan kualitas pendidikan Agama dan keagamaan, pelayanan ibadah haji. (Hadi)