Siak (Inmas) – Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melalui KUB dan Hukum menggelar Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 mendatang yang dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia, Rabu, (05/12/18), bertempat di Aula Kankemenag Siak. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala KUA, Penyuluh Agama, Kepala Madrasah dan ASN di lingkunga Kankemenag Siak.
Adapun pemateri dalam sosialisasi ini adalah Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom yang turut menyampaikan materi terkait netralitas ASN dalam pemilu tahun 2019 nanti, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Siak, Ahmad Dardiri yang juga sebagai pemateri yang menyampaikan terkait batasan dan etika ASN dalam menjaga netralitas dalam Pemilu 2019 nanti.
Menurut Drs. H. Nursya selaku Kepala Subbag TU Kankemenag Siak yang menginisiasi kegiatan tersebut, ASN harus fokus menjalankan tugasnya sebagai pelayan publik. Bukan cuma ASN tapi seluruh Pejabat negara mulai presiden sampai kepala Desa dilarang mengambil keputusan yang berpihak kepada salah satu calon pada Pemilihan Umum nantinya.
"Meskipun demikian silaturahmi harus tetap jalan tetapi ada koridor hukum yang harus di jaga. Hal ini dimaksudkan supaya tidak ada ASN yang melanggar aturan ASN. Oleh karna itu, perlu ada pemahaman dalam menyikapi Undang- Undang ASN. Jangan sampai apa yang menjadi tugas kita menyebabkan kita bercerai berai," jelasnya.
Sementara itu Ketua Panitia Acara, Guniyanto mengatakan, dasar netralitas ASN untuk tetap netral dalam Pilkada adalah pasal 45 UU ASN yang menyatakan bahwa ASN tidak bisa terpengaruh dan harus netral dalam pemilihan pilkada apalagi mengkampanyekan salah satu calon.
"Pelanggaran atas aturan tersebut berupa pelanggaran ringan, pelanggaran sedang dan pelanggaran berat akan diberikan sanksi sesuai pelangarannya, misalnya pelanggaran ringan dapat diberikan teguran, memberikan hukuman disiplin. UU ASN merupakan payung untuk berlindung bagi ASN. Diharapkan ada kelompok- kelompok kecil untuk memantau ASN. Untuk itulah dengan digelarnya sosialisasi ini mudah-mudahan dapat memberikan pemahaman yang lebih matang lagi kepada ASN terutama di Kankemenag Siak ," tandasnya kepada Inmas Kankemenag Siak. (Hd)