Siak (Humas) - Setelah masa khidmat H Badar Ali sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Riau periode 2009-2014 berkahir, saaatnya estafet kepemimpinan NU Riau berberganti. Terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah NU Riau masa khidmat 20014-2019 Drs H Tarmizi MA yang juga Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, sedangkan Rais Syuriah dijabat Dr KH Hajar Hasan MA yang merupakan dosen UIN Suska Riau. Beberapa pengurus PW NU berasal dari akademisi dan pejabat, diantaranya Prof Dr H Sujianto Msi dari Universitas Riau, DR H Agusnimar MSc dari Universitas Islam Riau, DR Ahmad Saifuddin MAg, Syahpawi MSh dari UIN Suska Riau, Drs H Asmuni MA, Kabid Urais-Binsyar Kanwil Kemenag Riau dan lain-lain.
Pelantikan dilaksanakan pada Rabu (5/11/) oleh Ketua Umum Tanfizhiyah Pengurus Besar (PB) NU Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA, yang diwakili oleh Wakil Ketua Prof Dr KH Maksum MA bertempat di Hotel Mutiara Merdeka Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru.
Hadir dalam pelantikan Menteri Agama RI yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Drs H Abdul Fatah, Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Wakil Ketua PB NU Prof Dr KH Maksum MA, Forkopimda Provinsi Riau, Kepala Kankemenag Kabupaten Siak Drs. H.Muharom bersama kepala Kemanag Kabupaten/Kota Se Riau, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan ratusan warga Nahdhiyin lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Tanfidziyah NU Riau Drs H Tarmizi Tohor MA menyampaikan bahwa kehadiran NU di Provinsi Riau memiliki arti sangat penting bagi kemajuan dunia keagamaan di Riau. Sinergitas NU dengan organisasi-organisasi keagamaan lainnya akan semakin memperbaiki kualitas pelaksanaan nilai agama masyarakat di bumi Lancang Kuning ini. Apalagi akhir-akhir ini telah bermunculan berbagai paham keagamaan yang meresahkan masyarakat, seperti paham-paham radikal.
Usai acara pelantikan, PW NU Riau masa khidmat 2014-2019 bersalaman dengan para tamu undangan. Ucapan selamat silih berganti disampaikan para tamu ketika bersalaman dengan pengurus baru ini. Semoga dengan pengurus baru dan semangat baru, keberadaan NU di Riau menjadi organisasi terdepan dalam pemeberdayaan masyarakat bukan saja dalam bidang agama namun juga bidang sosial, dari sholeh secara pribadi menuju sholeh secara sosial. (gn)