0 menit baca 0 %

Kemenag Siak Bekerjasama dengan MUI dan Dinas Kesehatan, Gelar Sosialisasi Sadar Halal dalam Menyikapi Perilaku Pergaulan Bebas di MAN 1 Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Senin (22/10/18) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom bersama Pengurus MUI H. Mukhyaruddin Matondang, S.Ag dan Zulkifli dari Dinas Kesehatan ikut serta dalam Apel Senin pagi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Siak.

Siak (Inmas) – Senin (22/10/18) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom bersama Pengurus MUI H. Mukhyaruddin Matondang, S.Ag dan Zulkifli dari Dinas Kesehatan ikut serta dalam Apel Senin pagi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Siak. Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom diminta untuk menjadi Pembinan Upacara.

Dalam amanatnya, Drs. H. Muharom menekankan kepada seluruh siswa/i untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat sesuai dengan syariat Islam, baik dalam pergaulan, masyarakat, lingkungan sekolah maupun di rumah. “Kita harap dengan demikian kita mampu menghindari hal-hal yang tidak kita harapkan”, jelasnya.

“Bergaulah dengan teman sebaya, teman yang lebih tua maupun teman yang lebih muda sesuai dengan nilai-nilai, norma-norma, budaya maupun adat istiadat. Dengan begitu kita mampu menghindari hal yang menyimpang”, sambungnya.

Terlihat para siswa dengan hikmat mendengarkan arahan yang disampaikannya oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak ketika menyampaikan amanatnya.

Usai apel senin, Drs. H. Muharrom beserta Pengurus MUI dan Dinas Kesehatan melanjutkan kegiatan Sosialisasi tersebut di Aula Madrasah Aliyah Negeri 1 Siak. Tampak siswa/i yang tergabung dari kelas X, kelas XI, dan kelas XII sangat berantusias dan semnagat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Siak, Tengku Effendi, S.Pd mengucapkan terimakasih atas kesediaan Kepala Kankemenag Siak hadir ditengah kesibukkan beliau untuk hadir dihadapan para siswa-siswi MAN 1 Siak sebagai Pembina upacara bendera. “Berkenaan dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Kemenag dalam amanatnya, kami para guru akan berusaha memberikan pemahaman-pemaham dan dampak atau akibat dari perilaku menyimpang tersebut dan memberikan bekal ilmu-ilmu agama kepada siswa/i kami agar nantinya bisa terhidar dari hal tersebut”, ucapnya. (*ICY)