Riau (Inmas)- Dalam
rangka mengembangkan sekaligus mencetak generasi Qurani serta meningkatkan kualitas dan syiar Madrasah
Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kota
Pekanbaru, Kantor Kementerian
Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru melalui Seksi Pendidikan Diniyah Pondok
Pesantren menjalin bekerjasama dengan LPP RRI Pekanbaru dan didukung Musyawarah Kerja Kepala
(MK2) MDTA Kota Pekanbaru dalam program siaran MDTA Madani.
Kepala Seksi PD Pontren, Kemenag Kota Pekanbaru, H. Abdul Wahid, S.Ag. M,I.Kom, mengatakan siaran MDTA Madani yang telah disiarakan di Programa 1 RRI Pekanbaru sejak Sabtu tanggal 3 Agustus 2019.
"Siaran MDTA
Madani disiarkan berkasat kerjasama Sie PD Pontren Pekanbaru, MK2 DTA dgn RRI
Pro 1 Pekanbaru. Siaran perdana MDTA MADANI di RRI Pro 1 Pekanbaru sudah. MDTA
Madani disiarkan setiap hari Sabtu, pukul jam 10.00 - 11.00 WIB,” ungkapnya,
Senin (5/8/2019).
Abdul Wahid mengatakan, program MDTA Madani diadakan dalam rangka meningkatkan
kualitas dan syiar MDTA di Kota Pekanbaru. Kedepan kegiatan ini akan di
tampilkan seminggu sekali pada hari dan jam yang sama di RRI Pro 1 Pekanbaru.
“Khusus untuk hari minggu pertama dan minggu ketiga akan diisi oleh santri MDTA
sedangkan pada minggu keempat setiap bulan akan diisi oleh santri TPQ,”
rincinya.
Wahid menambahkan yang tampil perdana pada minggu pertama bulan Agustus 2019
adalah santri dari MDTA Aulia Islami yang berasal dari Kecamatan Tampan. Format
kegiatan yang telah disiarkan adalah pembacaan ayat suci al-Qur’an, ikrar
santri, Syarhil Qur’an, Tahfidz, Asmaul Husna, Pidato 3 bahasa, Shalawat Nabi,
Azan dan Iqomah, bacaan shalat, Hapalan do’a, hapalan hadits dan tausiah dari
ustadz/ah.
Saat rekaman
perdana yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 1 Agustus 2019 lalu hadir
mendampingi Kasi PD Pontren, Ketua MK2 MDTA, Taruna Yazid, dan Sekretaris MK2
MDTA, Sutan Syahril.
“Harapan kita
kedepan MDTA dan TPQ di Kota Pekanbaru semakin berkembang dan berkualitas.
Siaran MDTA Madani ini juga bermanfaat bagi masyarakat. Kita mengkader
anak-anak yang sholeh dan sholeha dambaan orang tua yang tentunya nanti akan
menjadi masyarakat Pekanbaru yang Madani sesuai cita-cita pak Walikota
Pekanbaru,” katanya. (mus/ana/ts)