0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Ungkap Rahasia Keberhasilan Islam

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, sampaikan beberapa rahasia keberhasilan perkembangan agama Islam yang diperankan oleh Nabi Muhammad SAW, khususnya pasca pelaksanaan hijrah, dari Kota Makkah menuju Kota Madinah, yang kala itu bernama Yatsrib.

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, sampaikan beberapa rahasia keberhasilan perkembangan agama Islam yang diperankan oleh Nabi Muhammad SAW, khususnya pasca pelaksanaan hijrah, dari Kota Makkah menuju Kota Madinah, yang kala itu bernama Yatsrib. Ahmad Siupardi sampaikan hal itu ketika menyampaikan Khutbah Jum’at di Masjid Shohibul Jannah Pasar Pagi Kota Pasir Pengaraian, Jum’at (29/11/2013).

Dikatakannya, rahasia keberhasilan Nabi pasca hijrah, yang dijadikan sebagai awal tonggak perhitungan kalender Islam itu, setidaknya ada empat hal. Pertama, Membangun sarana dan prasarana umat Islam, yang diwujudkan dalam bentuk membangun masjid. Masjid dalam konsepsi Islam, memiliki dua fungsi besar, yaitu, sebagai tempat pelaksanaan ibadah sholat dan zikir kepada Allah SWT, dan tempat pembinaan dan pemberdayaan umat Islam.

Kedua, menjaga stabilitas keamanan wilayah dan kerukunan umat beragama. Hal ini diwujudkan oleh Nabi dengan mempersaudarakan antara muhajirin (orang Islam yang pindah dari Makkah/pendatang) dengan anshar (orang Islam Madinah/orang tempatan), sehingga terjalin ukhuwah islamiyah yang sangat kental. Ketiga, membangun system perekonomian umat Islam, yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban zakat.

Zakat adalah salah satu bentuk pengaturan perekonomian suatu masyarakat, dimana dalam setiap harta umat Islam terdapat hak atau bahagian orang lain, dengan ukuran tertentu. Keempat, membangun pelembagaan hukum, baik yang bersifat hubungan langsung antara seorang hamba kepada Sang Khaliq maupun hubungan antara seorang anak manusia dengan anak manusia yang lainnya.

Termasuk dalam hal ini adalah apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan, dan lain sebagainya. Pelembagaan hukum ini, yang paling tinggi adalah Alqur’an dan Alhadits, ditambah dengan perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh Nabi dengan pihak lain, seperti perjanjian antara Nabi Muhammad dengan kaum Yahudi Madinah, yang terkenal dengan Piagam Madinah.

Ahmad Supardi menyatakan, empat program strategis ini menjadi rahasia keberhasilan Nabi Muahmmad SAW dalam mengembangkan agama Islam di persada bumi ini, mulai dari Jazirah Arab, meluas ke Asia, Afrika, dan bahkan Eropa. Di Amerika Serikat saja saat ini, agama Islam adalah agama yang paling cepat perkembagngannya, dibandiung dengan agama-agama lain,***(Ash)