0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Tinjau UAMBN MTsN Ujungbatu

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Bimas Islam H Rusli MSy, meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ujungbatu, Senin (24/3/2014) bertempat di kampus MTsN Ujungbatu.

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Bimas Islam H Rusli MSy, meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ujungbatu, Senin (24/3/2014) bertempat di kampus MTsN Ujungbatu.

Kepala MTsN Ujungbatu Afdizon SPd menyatakan bahwa Peserta UAMBN pada MTsN Ujungbatu, diikuti sebanyak 180 peserta, terdiri dari 78 laki-laki dan 102 perempuan.

Alhamdulillah, semuanya hadir dan ujian berlan lancer. Ujian diawasi oleh Tim Pengawas yang dibentuk oleh Kepala MTsN Ujungbatu.

Afdizon lebih lanjut menyatakan, mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama ini adalah Aqidah-Akhlaq dan Alqur’an-Hadits. Sedangkan besok atau hari kedua adalah Fiqh Islam dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).Dan lusa atau hari ketiga adalah Bahasa Arab.

Ahmad Supardi menjelaskan, bahwa berdasarkan pantauannya di lapangan secara langsung, baik di MTsN Ujungbatu maupun di MTs Al-Hasanah Simpang Transpol, Ujungbatu, UAMBN berjalan lancer, aman, dan tak ada hambatan.

Semuanya berjalan sesuai skenario dan sesuai ketentuan yang berlaku.Kondisi tersebut, sama juga dengan laporan yang diterimanya dari para pengawas ujian, yang ditugaskan secara khusus meninjau pelaksanaan UAMBN di seluruh MTs se Rohul. Alhamdulillah berjalan dengan lancer, tertib, dan aman, tegas Ahmad Supardi.

Kakan Kemenag memberikan instruksi khusus kepada semua pengawas dari kabupaten, agar mengawasi ujian secara ketat dan kalau aga oknum guru yang mengajari peserta ujian, supaya dilaporkan kepadanya untuk diberikan tindakan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, UAMBN ini bahagian dari pendidikan atau belajar bertanggungjawab, mandiri, dan menerima hasil sesuai dengan usahanya. Biarlah anak-anak kita itu mendapatkan nilai sesuai dengan prestasinya. Kita tidak usah neko-neko, sehingga mereka betul-betul bertanggungjawab.

Ahmad Supardi menambahkan, sifat bertanggungjawab, mandiri, dan menerima hasil sesuai dengan usahanya adalah karakter bangsa yang hampir hilang di negeri ini.

Untuk itu, perlu dihidupkan kembali, sehingga menjadi sebuah karakter yang melekat pada setiap anak didik, sebagai calon pemimpin masyarakat di masa-masa yang akan  datang.   ***(Ash)