0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Tinjau Pembangunan Masjid al-Ishlah Tambusai

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meninjau secara langsung pembangunan atau renovasi total Masjid al-Ishlah Kubu Baling-Baling (Kuba) Kelurahan Tambusai Tengah Kec Tambusai, Senin (19/5/2014) bertempat di Dalu-Dalu, Tambusai.

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meninjau secara langsung pembangunan atau renovasi total Masjid al-Ishlah Kubu Baling-Baling (Kuba) Kelurahan Tambusai Tengah Kec Tambusai, Senin (19/5/2014) bertempat di Dalu-Dalu, Tambusai.

Pembangunan atau renovasi masjid tersebut, dilakukan setelah arah kiblatnya diukur ulang oleh Kepala KUA Kec Tambusai dan Penyelenggara Syariah Kemenag Rohul beberapa waktu yang lalu, sesuai permintaan pengurus dan jamaah.

Ternyata jauh melencang dari yang seharusnya, akibatnya posisi imam dan letak sajadah harus diputar sesuai arah kiblat yang semestinya.

Atas dasar kesepakatan pengurus dan jamaah masjid al-Ishlah, masjid tersebut direnovasi total dan bahkan dibongkar ulang, sehingga posisinya diperbaiki dan sekaligus dibesarkan, serta dijadikan dua lantai.Lantai dasar untuk Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), sedangkan lantai dua untuk tempat sholat.

Salah seorang Panitia pelaksana di lokasi pembangunan masjid, menyatakan bahwa berkebetulan letak masjid al-Ishlah ini berada di bawah badan jalan, sehingga sangat tepat dibangun dan dijadikan lantai dua. Lantai satu untuk MDTA dan lantai duanya untuk tempat sholat, sehingga lantai dua rata dengan badan jalan.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa sebetulnya masjid, langgar, dan atau mushalla yang telah ada sekarang tidak perlu diukur ulang lagi arah kiblatnya, sebab arah kiblat ketiga rumah ibadah tersebut telah diukur pada masa pendiriannya oleh orang yang ahli di bidangnya.

Untuk itu, maka tidak perlu diukur ulang lagi, sebab daerah yang jauh dari Kakbah atau Makkah, arah kiblatanya adalah mengarah ke Kakbah, bukan menghadap langsung ke Kakbah. Beda dengan berada di hadapan Kakbah, maka arah kiblatnya menghadap langsung ke Kakbah. Namun kalau sudah diukur ulang, maka harus diikuti, tegasnya.       

Ahmad Supardi Hasibuan, pada kesempatan itu menyatakan dukungannya atas renovasi dan pembangunan masjid ini, sehingga lebih besar, lebih indah, dan lebih refresentatif, apalagi masjid ini berada persisi di pinggir jalan, tempat sholat para musafir yang lewat.

Saya menghimbau kepada seluruh umat Islam, khususnya di Kelurahan Tambusai Tengah ini, untuk berpartisipasi dalam menyukseskan pembangunan masjid ini, sebab membangun masjid sama dengan membangun rumah kita di syurga.

"Ketika kita membangun rumah Allah, maka Allahpun akan membangun rumah kita di syurga," terang Ahmad Supardi.***(Ash)