0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Tinjau Pelaksanaan Ujian Akhir PDTA Ath-Thoyyibah

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meninjau secara langsung pelaksanaan ujian akhir Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) Ath-Thoyyibah Desa Surau Gading Kecamatan Rambah Samo, Selasa (30/4/2013)...
ROKAN HULU (KEMENAG) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meninjau secara langsung pelaksanaan ujian akhir Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) Ath-Thoyyibah Desa Surau Gading Kecamatan Rambah Samo, Selasa (30/4/2013) di Okak. Peninjauan tersebut, dilakukan bersama pengawas provinsi Riau Ibu Ersis Miyusrita, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Rohul Drs H Syahruddin MSy, dan staf Pendis Firdaus SAg. Hadir dalam acara peninjauan Kepala PDTA Ath-Thoyyibah Ibu Asnawaty, Ketua Yayasan, dan majlis guru. Menurut Kakan Kemenag, berdasarkan peninjauannya di lapangan, peserta ujian akhir PDTA Ath-Thoyyibah, berjumlah sebanyak 19 orang. Semua peserta hadir dan tidak ada yang tidak ikut ujian, baik karena ijin maupun karena sakit. Ujian berjalan tenang, aman, dan terkendali, sebab diawasi oleh 2 orang guru pada setiap lokalnya. Guru-guru yang tidak ikut mengawas, tetap hadir di sekolah dan melakukan tugasnya di ruang majelis guru. Kepala PDTA Ath-Thoyyibah Ibu Asnawaty, menyatakan bahwa PDTA ini satu kompleks bersama Masjid Besar Ath-Thoyyibah, sebab PDTA ini adalah milik dan binaan dari Masjid Ath-Thoyyibah. Proses belajar mengajar di PDTA ini cukup baik, buktinya banyak santri kita yang belajar di PDTA ini. Berdasarkan peninjauan langsung dari Kakan Kemenag Rohul, PDTA ini termasuk salah satu PDTA yang cukup maju, gedungnya sangat megah untuk ukuran PDTA, santrinya juga cukup ramai, guru-gurunya memakai pakaian seragam semua, kantornya dihiasi dengan foto-foto kegiatan, pengaturan meja yang rapi, serta ketersediaan alat minuman ringan. Saya berharap kiranya PDTA Ath-Thoyyibah ini dapat dijadikan sebagai PDTA Percontohan di Kecamatan Rambah Samo khususnya dan di Kabupaten Rokan Hulu pada umumnya, sehingga dengan demikian PDTA ini dapat dijadikan contoh bagi PDTA yang lainnya, tegas Ahmad Supardi. Menurut Ahmad Supardi Hasibuan, hal ini sangat memungkinkan melihat dari kondisi fisik bangunan yang cukup megah, sarana prasarana yang memadai, guru-guru yang masih muda denganb motivasi tinggi, dukungan pemerintah setempat, partisipasi masayarakat yang tinggi, dan tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di PDTA Ath-Thoyyibah.***(Ash).