ROKAN HULU (KEMENAG) – Sehubungan dengan semakin dekatnya musim pemberangkatan haji, dimana pemberangkatan JCH Rohul dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2016, maka Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Rabu (3/8/2016) menjelaskan persiapan yang harus dilakukan oleh seseorang yang akan berangkat haji, sebagai berikut :
Pertama, melakukan Vaksinasi. Sebagai orang asing yang datang ke negeri orang, dengan iklim dan paparan lingkungan yang tak lazim, maka sudah jadi keharusan bagi setiap JCH untuk melakukan vaksin maningitis dan flu, ditambah dengan pemeriksaan kesehatan.
Kedua, menjaga Kesehatan dan mempersiapkan kebugaran dan stamina, dengan berolah raga rutin, bangun pagi. Mengkonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran, suplemen herbal dan vitamin, madu, dan menghindari makanan dengan kolesterol tinggi terutama bagi usia di atas 40 tahun.
Ketiga, Niat. Semua perbuatan berpulang ke niatnya. “Innamal a’malu binniyaat”. Niat ini penting dan mendasar dalam mempersiapkan diri berangkat ke tanah suci. Berhaji hanya untuk Allah, kepada Allah, dan semata karena Allah.
Keempat, Packing barang-barang yang diperlukan. Persiapan teknis terkait dengan barang-barang ini, jangan sampai salah memasukkan barang. Sebaiknya dilakukan 4 hari sebelum berangkat, sehingga jika ada kekurangan dapat dilengkapi. Hal-hal yang harus ada adalah pakaian secukupnya, pakaian ihram, dan sebagainya.
Kelima, Dokumen, seperti Paspor, KTP, buku vaksinasi meningiitis, buku kesehatan, buku nikah jika bersama pasangan, tanda identitas jika sudah diberikan, buku kumpulan doa, buku pedoman dan panduan, membawa buku catatan kecil - barang ini akan banyak berguna, meski belum kelihatan manfaatnya buat apa.
Keenam, Gadget. Zaman ini rasanya kurang afdol bila enggak bawa gadget, apalagi digunakan untuk mengabadikan momen-momen penting di tanah suci, termasuk dengan menggunakannya menjadi penunjuk arah. Karena itu, jangan lupa bawa power bank. Pastikan juga sambungan internasional (roaming) selular telepon Anda tersambung aktif dan pulsa memadai.
Ketujuh, Dukungan & Doa Restu. Sebelum berangkat lakukanlah silaturahim ke handai tolan, tetangga dan karib. Mintalah doa dan dukungan, terutama ke keluarga. Mohonkan dimaafkan segala salah khilaf selama ini, karena keberangkatan ke tanah suci adalah memenuhi panggilan Allah. *Ash*