Rokan Hulu (Inmas) – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan master plan pembangunan Madrasah Aliyah Kejuruaan Negeri (MAKN) Rohul, yang berlokasi di Desa Talikumain Kec Tambusai.
Konsep master plan tersebut, saat ini sedang dikerjakan oleh konsultan perencana yang telah ditunjuk, dan diharapkan akhir bulan April ini, selesai dikerjakan, sehingga awal Mei sudah dapat dilelang pembangunannya, dengan dana yang saat ini tersedia, sebesar Rp 2,5 Milliar.
Demikian disampaikan Ahmad Supardi Hasibuan, usai melakukan konsultasi kepada Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag RI Prof Dr H Nur Kholis Setiawan MA, Kamis (31/3/2016), bertempat di ruang Direktur Penmad Kemenag RI, Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4, Jakarta Pusat.
Hadir dalam konsultasi tersebut Pgs Kakanwil Kemenag Prov Riau Drs H Mahyuddin MA, mantan Kakanwil Kemenag Riau yang saat ini menjadi Direktur Pemberdayaan Zakat Drs H Tarmizi Tohor MA, Kasi Kesiswaan Afrialsyah Lubis SPd MA, Kasiu Sarana Prasarana H Sutikno SPdI, dan Kasi Pendis Drs H Syahruddin MSy,
Nur Kholis Setiawan, berharap kepada pihak Kemenag Rohul dan Kanwil Kemenag Prov Riau, agar merumuskan bentuk, master plan bangunan, silabus dan model pembelajaran pada MAKN Rohul, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan nasional, dalam pembangunan MAKN, yang pada tahun ini baru dibangun pada lima provinsi seluruh Indonesia.
Untuk mememuhi maksud tersebut, Nurkholis berharap agar Kemenag Rohul dan Kanwil Kemenag Riau, melakukan study banding ke SMKN Bogor Jawa Barat, SMKN Kota Pekanbaru, dan SMKN yang ada di Rohul. Perpaduan dari ketiga SMKN ini, diharapkan dapat melahirkan satu konsep baru pengembangan MAKN Rohul.
Nurkholis berharap agar dari konsep ini, segera dibuat master plan pembangunan sarana prasarana, yang meliputi Ruang Kelas Belajar (RKB), Laboratorium, Perpustakaan, Asrama, Masjid, Lapangan Olah raga, dan sarana prasarana lainnya, untuk mendukung kelengkapan MAKN Rohul.
Master Plan tersebut agar segera dibawa ke Jakarta, untuk kita bahas bersama dengan tim yang ada di Jakarta, sehingga hasilnya lebih maksimal. Setelah itu, maka segera dilakukan lelang pembangunan sarana prasarana yang untuk tahun ini telah tersedia dananya sebesar Rp 2,5 Milliar.Ash