0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Resmikan Masjid dan Asrama Putri Ponpes Khalid Bin Walid

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kab Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, resmikan masjid dan asrama putri Pondok Pesantren (Ponpes) Khalid Bin Walid Pasir Pengaraian, Selasa (2/7/2013) bertempat di kompleks Ponpes Khalid Bin Walid Pasir Pengaraian.
ROKAN HULU (KEMENAG) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kab Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, resmikan masjid dan asrama putri Pondok Pesantren (Ponpes) Khalid Bin Walid Pasir Pengaraian, Selasa (2/7/2013) bertempat di kompleks Ponpes Khalid Bin Walid Pasir Pengaraian. Hadir dalam acara tersebut, selain Kakan Kemenag Rohul, juga hadir Pimpinan Ponpes Khalid Bin Walid H Raudhatul Firdaus Lc, Tokoh Pendidikan Sitrisno Lc MPdI, Kepala KUA Kec Rambah H Martilevi Saleh SAg, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua wali murid, santri Ponpes, dan umat Islam lainnya. H Ahmad Supardi Hasibuan dalam sambutan pengarahannya menyatakan, bahwa pendidikan Ponpes adalah pendidikan yang bernuansa masa depan, dengan fokus utama kemandirian dan ilmu pengetahuan anak. Sistem pendidikan Ponpes saat ini banyak ditiru oleh system pendidikan modern yang menamakan dirinya sekolah bertaraf internasional. Sebagai contoh adalah penerapan boarding school (asrama) adalah adopsi langsung dari system pendidikan ponpes, sebab dari dulu sebelum Indonesia merdeka, Ponpes telah menerapkan boarding school (asrama). Selain itu, system pendidikan ponpes menggunakan bahasa internasional yaitu Arab dan Inggris, yang juga diadopsi oleh sekolah internasional tersebut. Menurut Ahmad Supardi lagi, kehebatan ponpes adalah dalam pembinaan kemandirian anak, sehingga memiliki karakter pejuang, pekerja keras tanpa kenal lelah dan tanpa pamrih, serta penolong antar sesamanya. Anak-anak pondok juga sangat kental persaudaraan senasib sepenanggungannya. Sementara itu Pimpinan Ponpes Khalid Bin Walid H Raudhatul Firdaus Lc, menyatakan bahwa ponpes ini dibangun atas swadaya dan partisipasi masyarakat secara murni. Dan sampai saat ini telah memiliki bangunan yang cukup representative, untuk menopang proses belajar mengajar bagi guru dan santri. Dikatakannya, saat ini minat masyarakat untuk belajar di Ponpes Khalid Bin Walid meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini berarti bahwa mutu dan kualitas ponpes telah menunjukkan peningkatan. Selain itu, keinginan masyarakat untuk belajar di ponpes makin tinggi. Tahun ini saja kita programkan menerima 120 orang, namun kenyataannya menerima 240 orang, tegas ustaz Raudhatul Firdaus.***(Ash)