0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul : Puasa Ibadah Universal

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas) - Ibadah puasa adalah termasuk ibadah kuno yang bersifat universal sebab berdasarkan informasi yang disampaikan Alqur’an, ibadah ini telah diwajibkan kepada umat-umat sebelum umat Muhammad. Sekalipun tak disebutkan sejak kapan dan oleh umat yang mana, namun diyakini bahwa se...

Rokan Hulu (Humas) -  Ibadah puasa adalah termasuk ibadah kuno yang bersifat universal sebab berdasarkan informasi yang disampaikan Alqur’an, ibadah ini telah diwajibkan kepada umat-umat sebelum umat Muhammad. Sekalipun tak disebutkan sejak kapan dan oleh umat yang mana, namun diyakini bahwa seluruh umat telah melaksanakannya.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai catatan sejarah, yang menyebutkan bahwa bahwa hampir semua bangsa-bangsa yang ada di dunia melaksanakan apa yang disebut dengan berpuasa. Hanya saja syarat, rukun, tujuan, waktu, niat dan tata caranya yang berbeda antara satu sama yang lain.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Ar Rahman, Simpang Tangun, Pasir Pengaraian, Jumat (26/6).

Dikatakannya, berdasartkan kajian para ahli dan literatur ilmiah yang ditemukan, bahwa bangsa India, Cina, Mesir Kuno, Yunani, Yahudi, Romawi, Persia, Jawa Kuno, Arab Jahiliyah, Buddha, Hindu, dan termasuk dalam agama-agama yang dianut penduduk bumi, baik agama samawi maupun agama duniawi, masing-masing telah mengajarkan dan mengamalkan puasa pada hari atau bulan tertentu dalam setiap tahun.

Ahmad Supardi Hasaibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Riau ini, mengatakan lebih lanjut bahwa, puasa telah digunakan orang tertentu untuk berbagai kepentingan seperti kepentingan politik, dengan melakukan mogok makan selama beberapa hari tertentu, sampai dengan tuntutan keinginannya dipenuhi, bahkan ada yang menjahit mulutnya, sehingga tidak bisa makan dan minum.

Menurutnya lagi, Puasa juga telah digunakan orang untuk kepentingan menjaga kelangsingan tubuh, sebab dengan tidak makan dan minum akan dapat mempertahankan berat badan. Puasa juga telah digunakan untuk kepentingan operasi, dengan tidak boleh makan dan minum dalam jangka waktu tertentu, sebelum dilaksanakannya operasi.

Lebih dari itu, ternyata Puasa bukan hanya dilakukan oleh manusia, tetapi hewan pun melaksanakannya, dalam rangka kelangsungan dirinya. Seekor ulat melakukan puasa, sehingga dirinya berubah menjadi kepompong, kemudian berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik dan mahal harganya jika diawetkan.

Oleh karena itu, Ahmad Supardi mengajak para jamaah untuk melaksanakan ibadah puasa bukan dengan rasa terpaksa atau karena orang lain, tetapi merasakan bahwa ibadah puasa adalah sebuah kebutuhan diri, yang diwajibkan Allah SWT kepada umat manusia, agar menjadi orang yang bertaqwa. (Ash)

 

*edit by diah