0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Pimpin Doa Silaturrahim Gubernur Riau

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada acara Silaturrahim Gubernur Riau H Annas Maamun dengan Masyarakat Rohul, Jum’at (21/3/2014), bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Kompleks Bina Praja, Pasir Pengaraian.

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada acara Silaturrahim Gubernur Riau H Annas Maamun dengan Masyarakat Rohul, Jum’at (21/3/2014), bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Kompleks Bina Praja, Pasir Pengaraian.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Ketua PKK Hj Magdalisni Achmad, Kejari Rohul H Syafiruddin SH, Wakil Bupati Meranti Masrul Kasmi, Wakil Bupati Pelalawan Marwan Ibrahim, Kepala Satpol PP Prov Riau, Ketua LAMR Rohul Drs HT Rafli Armen, Sekda Ir Damri.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, para Staf Ahli Bupati Rohul, para Asisten, Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat se Rohul, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Kepala Desa/Lurah, Ketua RT, Ketua RW, Pegawai Pemkab, ditambah dengan ribuan masyarakat Rohul lainnya.

Ahmad Supardi Hasibuan dalam doanya, menyampaikan rasa syukur yang tiada terhingga, atas berbagai nikmat karunia yang Allah berikan kepada umat manusia, salah satunya adalah diberikan kesehatan dan kesempatan, sehingga dapat melaksanakan kegiatan silaturrahim ini dengan sebaik-baiknya.

Ahmad Supardi memohon kepada Allah SWT, kiranya acara silaturrahim Gubernur Riau dengan Masyarakat Rohul ini, dapat berjalan dengan lancar, sebab acara ini pada hakikatnya dimaksudkan untuk meningkatkan silaturrahim, ukhuwah islamiyah, persatuan dan kesatuan, antara Gubernur Riau dengan masyarakat Rohul.

Ahmad Supardi juga bermohon, kiranya masyarakat Rohul beserta para pemimpinnya, kiranya diberikan kekuatan iman, kesehatan lahir dan bathin, serta motivasi yang tinggi, untuk dapat meningkatkan kiprahnya masing-masing dalam pembangunan bangsa, mendidik anak-anak menjadi generasi masa depan yang berkualitas.

Ahmad Supardi menutup doa, dengan pengakuan tulus yang datang dari lubuk hati yang paling dalam, bahwa semua yang hadir pastilah pernah berbuat kekeliruan, kesalahan, pekerjaan maksiat, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja, dan bahkan pernah berbuat kealfaan.

Untuk itu pinta Ahmad Supardi, “Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami ya Allah, dosa dan kesalahan kedua orang tua kami, dosa dan kesalahan para pemimpin kami, dan dosa, kesalahan, serta kealfaan para pendahulu kami, sebab tanpa ampunanMu tak mungkin kami menghapus dosa yang kami perbuat.”***(Ash)