ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengharapkan agar alumni MTsN Tandun UJungbatu tahun pelajaran 2015/2016, jangan langsung kawin setelah tamat dari MTsN ini, sebab masih diperlukan bekal yang lebih lagi, berupa pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dikatakannya, memang betul bahwa tamatan MTsN telah memiliki ilmu dan keterampilan untuk hidup di dunia dan di akhirat, namun ilmu tersebut dinilai belumlah cukup, sebab masih banyak lagi ilmu yang harus dimiliki yang belum diajarari dan dipelajari di MTsN Tandung, Ujungbatu ini.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika menghadiri acara perpisahan dan penyerahan kembali siswa/i kepada orang tua murid yang ditaja oleh MTsN Tandun UJungbatu, Senin (16/5/2016) bertempat di kampus MTsN Tandun, Ujungbatu.
Dikatakannya, alumni madrasah memiliki lapangan kerja yang sangat luas di masyarakat, seperti menjadi tokoh agama, guru mengaji, mengajar di madrasah, menjadi Imam masjid, pengurus dan aktifis masjid, ghorim masjid, penceramah agama, tokoh pendidikan, dan lain sebagainya.
Acara perpisahan tersebut berjalan sangat meriah, penuh haru, dan diwarnai deraian air mata sedih dan bahagia, ditambah dengan peluk haru, antara murid dengan guru, antara guru dengan orang tua murid, antara murid dengan murid yang lainnya.
Namun demikian, Ahmad Supardi Hasibuan berharap, agar 248 alumni MTsN Tandung UJungbatu tahun ini, seratus persen dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan sampai berfikir tamat MTsN langsung kawin, sebab pendidikan setingkat MTs tidak cukup lagi dengan perkembangan zaman, sehingga mereka harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala MTsN Tandun Ujungbatu AfdizonSPd menyatakan bahwa yang akan lulus tahun ini dari MTsN Tandun Ujungbatu sebanyak 248 orang. Kita berharap semuanya bisa lulus Ujian Nasiinal (UN) 100 persen. Afdizon juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik orang tua murid maupun masyarakat pada umumnya, mana tahu selama dalam pendidikan ini ada kesalahan dan kejanggalan, maka saya atas nama seluruh civitas academika MTsN Tandun Ujungbatun menyampaikan permohonan maaf.
Selanjutnya beliau menyerahkan kembali secara simbolis anak-anak murid MTsN Kelas IX secara simbolis kepada orang tua wali murid.*Ash*