0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Kunjungi Desa Payung Sekaki Tambusai Utara

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lakukan kunjungan kerja ke Desa Payung Sekaki Kec Tambusai Utara, bersempena dengan kegiatan Halal bi Halal, Kamis (4/8/2016) bertempat di halaman SD 06 dan SD 20 Desa Pa...


 

ROKAN HULU (KEMENAG) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lakukan kunjungan kerja ke Desa Payung Sekaki Kec Tambusai Utara, bersempena dengan kegiatan Halal bi Halal, Kamis (4/8/2016) bertempat di halaman SD 06  dan SD 20 Desa Payung Sekaki Kec Tambusai Utara.  

 

Hadir dalam acara tersebut Kepala UPTD Dikpora Tambusai Utara Ali Junjung, Kepala Desa Payung Sekaki yang diwakili oleh Sekretaris Desa Suwardi, Ketua K3S/KKG Eko Juniansyah SPdI, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalamah Kyai Haji Ahmad Faqih Ahmad, dan para pengawas pendidikan.

 

Hadir juga bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh adat, para guru, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, Kepala Madrasah dan Sekolah, orang tua wali murid, dan ratusan masyarakat Islam lainnya dari Desa Payung Sekaki dan sekitaranya.

 

Kakan Kemenag Rohul mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya dari Sekdes Payung Sekaki Suwardi, kualitas kehidupan beragama di Desa ini sangat baik, apalagi didukung dengan tersedianya 3 masjid, yakni Masjid Al-Mubarokah, Masjid Al-Ikhlas, dan Masjid Nurul Iman. Selain itu ada Musholla Nurul Falah, Nurul Ilmi, Nur Huda, Sirojul Huda, Nurul Amal dan Al-Hikmah, ditambah dengan Surau Al-Muhajirin. Masjid, Musholla dan Surau ini, Alhamdulillah cukup ramai jamaahnya.

 

Desa ini terdiri dari 831 Kepala Keluarga (KK) dengan penduduk 3.385 jiwa, hamper semuanya muslim dan hanya 35 KK yang non muslim. Di Desa ini tersedia sarana pendidikan, yakni SD 06 dan SD 20, SMPN 08 Tambusai Utara, MAS Nurul Ilmi. Ditambah dengan Majelis Taklim Nurul Hidayah, serta masing-masing RW (8 RW) terdapat wirid pengajian. Terdapat juga 3 orang sudah haji, 8 orang masing waiting list. Masyarakat juga bayar zakat fitrah, zakat maal, dan infaq/shodaqah. 

     

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, yang didaulat sebagai penceramah, dalam taushiyahnya menyatakan bahwa Halal bi Halal dimaksudkan untuk meningkatlkan hubungan silaturrahim di antara sesame umat Islam, sekaligus merajut kembali hubungan yang putus.

 

Selain itu, sebagai sarana untuk maaf memaafkan diantara sesame anggota masyarakat, yang dalam hubungan kesehariannya, dipastikan terdapat kesalahan, kealfaan dan bahkan perbuatan dosa. Melalui kegiatan ini, semua itu diselesaikan secara agama dan kekeluargaan.

 

Selanjutnya adalah tolong menolong dan memberi makan antara satu sama yang lain, khususnya dengan menyiapkan makan untuk para tamu yang berkunjung. *Ash*