0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul : Jamaah Tarekat Adalah Ulil Albab

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa jamaah Tarikat seperti Tarikat Naqsabandiah Rohul-Kampar dan sekitarnya ini, dan juga jamaah tarikat lainnya yang muktabarah, adalah kelompok Ulil Albab sebagaimana disebutkan dalam Alquran Surat Ali Imran aya...


ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa jamaah Tarikat seperti Tarikat Naqsabandiah Rohul-Kampar dan sekitarnya ini, dan juga jamaah tarikat lainnya yang muktabarah, adalah kelompok Ulil Albab sebagaimana disebutkan dalam Alquran Surat Ali Imran ayat 190-191.


Demikian disaampaikannya pada Tawajuh Akbar Jamaah Tarekat Naqsabandiah Rohul-Kampar dan sekitarnya, pimpinan Khalifah H Alaidin Athary Aidarus Lc, dihadiri ribuan jamaah yang datang dari berbagai penjuru, yang dilaksanakan pada hari Minggu (15/2/2015) bertempat di Masjid Besar Istiqomah Kerajaan Rokan.

Hadir dalam tawajuh akbar tersebut, pimpinan Tarekat Khalifah H Alaidin Athary Aidarus Lc, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Camat Rokan IV Koto Agusmar, Lurah dan Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, khalifah, mursyid, imam Masjid dan jamaah tarekat Naqsabandiah lainnya.

Ahmad Supardi Hasaibuan lebih lanjut menyatakan bahwa Alquran berbicara tentang Ulil Albab dengan menyebutkan dua ciri khusus, yaitu orang-orang yang memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, dan orang-orang yang banyak berzikir baik pada waktu berdiri, duduk, maupun berbaring.

Sejarah mencatat bahwa ternyata para ulama masa silam adalah orang-orang yang banyak melakukan penelitian tentang alam semesta, sehingga melahirkan temuan-temuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan, seperti penemuan ilmu Aljabar, ilmu kedokteran, filsafat, dan lain sebagainya, tegasnya.

Perlu diketahui bahwa, kenapa para ulama banyak melakukan penelitian tentang alam semesta, sebab dalil paling utama tentang keesaan dan kekuasaan Allah SWT, adalah adanya alam jagad raya ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mendalam terhadapnya. Dampaknya adalah lahirnya berbagai bidang ilmu pengetahuan.  

Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan, mereka ini adalah orang-orang yang dikenal sebagai orang yang berzikir kepada Allah sepanjang hidupnya, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring, sehingga tidak ada yang keluar dari mulutnya, kecuali ucapan zikir dan sebutan Asma Allah Yang Maha Kuasa. 

Menurut Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Riau, masalah yang dihadapi oleh umat Islam sekarang adalah terjadi pemisahan antara ilmu pengetahuan alam semesta dengan zikir kepada Allah. Penelitian alam semesta diambil alih oleh orang yang bukan beragama Islam, sedangkan zikir tetap dipegang oleh umat Islam melalui Thariqat.***(Ash)