Kemenag Rohul : Ibadah Qurban Mengandung Multi Aspek
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Ibadah Qurban sebagai salah satu ibadah yang cukup dimintai oleh masyarakat akhir-akahir ini, mengandung berbagai aspek yang sangat penting dalam hidup dan kehidupan manusia, baik terhadap dirinya maupun terhadap orang lain. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad S...
ROKAN HULU (KEMENAG) Ibadah Qurban sebagai salah satu ibadah yang cukup dimintai oleh masyarakat akhir-akahir ini, mengandung berbagai aspek yang sangat penting dalam hidup dan kehidupan manusia, baik terhadap dirinya maupun terhadap orang lain.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, kepada sejumlah wartawan berbagai media massa yang terbit di Provin si Riau, Jumat (26/9/2014) bertempat di kantornya, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pengaraian.
Dikatakannya, penyembelihan hewan qurban itu setidakjnya mengandung tiga aspek. Pertama, aspek ubudiyah, yaitu berbakti dan mendekatkan diri kepada Allah SWT (Hablum Minallah) sesuai dengan arti perkataan ‘Qurban’ yang berasal dari pokok kata ‘qaraba’ yang artinya mendekatkan diri.
Kedua, aspek Ijtima’iyah (Hablum Minannas), dengan melakukan penyembelihan hewan qurban itu, dapat dikembangkan rasa setia kawan, persaudaraan dan saling pengertian antara sesama ummat manusia, terutama kaum fakir miskin yang sangat membutuhkan daging qurban itu.
Ketiga, aspek Nafsiah, yaitu pembentukan pribadi seorang muslim yang ditandai dengan penyembelihan sifat-sifat kebinatangan yang melekat pada diri yang bersangkutan seperti sifat serakah, ingin menang sendiri, tidak memperdulikan orang lain dan lain-lain sebagainya.
Ahmad Supardi lebih lanjut mengatakan bahwa Ibadah qurban, ternyata pada hakikatnya merupakan tanda syukur kepada Sang Pencipta Allah SWT. guna mempertebal iman dan mempertajam taqwa kepadaNya.
Selain daripada itu, Ibadah Qurban mendidik manusia agar rela berkorban dalam menyambut kepentingan agama. Ibadah Qurban menggalang rasa kebersamaan dan saling pengertian, saling memahami dan saling membantu dalam kebaikan dan taqwa.
Pentingnya qurban itu akan lebih dirasakan lagi, apabila kita memahami bahwa tidak ada satupun bentuk kehidupan yang sepi dari pengorbanan. Menurut ajaran islam kehidupan adalah pengabdian, karena kehidupan itu memang dihamparkan oleh Allah SWT kepada manusia untuk mengabdi, tandasnya.***(Ash)