0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul : Hati-Hati Memilih Travel Haji Plus

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Elfalisman SAg, mengajak masyarakat Rohul untuk mewaspadai dan berhati-hati memilih perusahaan penyelenggara Ibadah Haj...

Rokan Hulu (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Elfalisman SAg, mengajak masyarakat Rohul untuk mewaspadai dan berhati-hati memilih perusahaan penyelenggara Ibadah Haji plus yang kerap mengimingi-imingi calon Jamaah Haji (CJH) untuk bisa berangkat haji secepatnya.

Ahmad Supardi mengugkapkan kuota haji untuk Provinsi Riau sudah ditetapkan. Dan jika masyarakat mendaftar sekarang, maka baru bisa berangkat ke Tanah Suci sekira 15 tahun lagi. Sedangkan daftar antre haji plus empat tahun, jadi tidak mungkin bisa mendaftar sekarang tahun depan sudah bisa berangkat, jelas Ahmad Supardi, Kamis (18/2/2016).

Jemaah Calon Haji (JCH) yang tidak masuk kuota berangkat tetapi masuk nomor antre sebagai cadangan, kata Ahmad Supardi, bisa berangkat pada tahun ini dengan catatan jika ada JCH yang akan berangkat mengundurkan diri menjelang keberangkatan, seperti alasan sakit, meninggal dunia, atau alasan lain.

“Untuk mengetahui JCH yang tidak berangkat, waktunya juga sempit, sekira tujuh hari menjelang keberangkatan. Oleh karena itu, maka sekarang kita sudah menyiapkan cadangan sebanyak 19 orang, dengan harapan jika ada yang mundur maka mereka bias langsung menggantikan, kata Ahmad Supardi.

Terkait dengan ada orang yang menjuanjikan nbisa berangkat haji cepat dan bahkan tahun ini juga, Ahmad Supardi meminta masyarakat agar lebih pintar dan tidak mudah percaya dengan modus yang dilakukan oknum perusahaan penyelenggara ibadah haji plus yang kerap mengiming-imingi CJH bisa berangkat lebih awal.

Ahmad Supardi menyarankan masyarakat yang berniat berangkat melalui Haji Plus mendaftar dan membuka tabungan haji di bank yang menyediakan pelayanan haji. Dan pihaknya siap untuk dijadikan sebagai tempat konsultasi dengan cara dating ke Kantor Kementrian Agama,” terangnya.

Dan kalau ada perusahaan yang mengatakan bisa berangkat tahun depan, menurutnya hal itu bohong. Sebab, daftar tunggu haji plus sendiri sampai 4 tahun. “Sudah banyak kejadian seperti ini. Sampai di Jakarta mereka dipulangkan karena tak dapat Visa,” tuturnya.

Ongkos Naik Haji (ONH) saat ini sekira Rp 37 juta. ONH ini sesuai musim haji 2015 lalu. Sedangkan ONH 2016 masih dalam pembahasan Kemenag Republik Indonesia. “Daftar antri JCH Rokan Hulu sendiri sampai dengan saat ini mencapai lima ribu orang,” tambah Ahmad Supardi. (Ash)