0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Hadiri Perpisahan MTsN Ujungbatu

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas) - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, hadiri acara pengembalian siswa/i dari Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ujungbatu kepada orang tua wali murid, sekaligus perpisahan kelas IX yang menamatkan studynya pada tahun ini, Senin (11/5/2015) bertempat di sekol...

Rokan Hulu (Humas) - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, hadiri acara pengembalian siswa/i dari Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Ujungbatu kepada orang tua wali murid, sekaligus perpisahan kelas IX yang menamatkan studynya pada tahun ini, Senin (11/5/2015) bertempat di sekolah MTsN Ujungbatu.

Hadir dalam acara itu Kakan Kemenag Rohul, Upika Ujungbatu yang diwakili KAPOLSEK, Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Ujungbatu, Ketua Komite Madrasah Zulfikar SPd MPd, Kepala MTsN Ujungbatu Afdizhon SPd, Pengawas pendidikan agama dan madrasah Drs Abdul Manaf dan Dra Hj Maria Ulfah MPd, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, orang tua wali murid, dan siswa/i MTsN Ujungbatu.

Bahwa para orang tua wali murid hendaknya bersyukur dapat menyekolahkan anaknya pada pendidikan madrasah,karena mempunyai karakter yang khas dengan pendekatan agama.

System pendidikan madrasah termasuk system pendidikan pondok pesantren (Ponpes) adalah system pendidikan tertua di Indonesia, yang telah teruji kehandalannya. Belum lagi lahir pendidikan sekolah seperti sekarang ini, bahkan Indonesia belum merdeka, pendidikan madrasah dan ponpes sudah berurat berakar di bumi nusantara.ungkap Ahmad Supardi.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar umat Islam dapat menyekolahkan anaknya di madrasah dan ponpes, karena dapat dipastikan bahwa setiap lulusan madrasah, memiliki karakter khusus yang tidak dimiliki anak-anak sekolah lain. maka penerimaan masyarakat atas lulusan madrasah dan ponpes jauh lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

Kepala MTsN Ujungbatu Afdizhon SPd, melaporkan bahwa murid yang akan tamat pada tahun ini adalah sebanyak 195 orang. Afdizhon berkeyakinan dan berharap agar lulus 100 persen, sebab pihaknya bersama majelis guru telah melakukan berbagai upaya, seperti try out, bimbel dan membahas materi mata pelajaran yang diujiankan.

Afdizhon yang menyandang predikat sebagai Kepala Madrasah Berprestasi Pertama Tingkat Provinsi Riau tahun 2014 ini, berpesan kepada lulusannya, agar mengamalkan ilmu yang didapat di MTsN ini, berakhlakul karimah, menghormati guru, berbakti kepada kedua orang tua, menjalin silaturrahim antar sesama,  kerana ini adalah modal utama dalam menjalani kehidupan di masa kini dan mendatang.(Ash)

 

*edit by diah