Rokan Hulu (Humas) – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, hadiri acara pengembalian siswa/i dari Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pasir Pengaraian kepada orang tua wali murid, sekaligus perpisahan kelas XII yang menamatkan studynya pada tahun ini, Selasa (12/5/2015) bertempat di kampus MAN Pasir Pengaraian.
Hadir dalam acara itu Kakan Kemenag Rohul, Upika Rambah yang diwakili KAPOLSEK, Kepala Desa Rambah Tengah Hilir, Ketua Komite Madrasah Drs H Tarmizi Mais, Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani SPd, Pengawas pendidikan agama dan madrasah Dra Hj Maria Ulfah MPd, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, orang tua wali murid, dan siswa/i MAN Pasir Pengaraian.
Ahmad Supardi Hasibuan dalam sambutan pengarahannya, mengatakan bahwa para orang tua wali murid hendaknya bersyukur dapat menyekolahkan anaknya pada pendidikan madrasah, sebab semua pelajaran yang didapat di sekolah Madrasah tidak semua dapat di sekolah yang lain, ditambah lagi dengan pendidikan karakter yang khas dengan pendekatan agama.
Dikatakannya, MAN Pasir pengaraian ini, akan kita jadikan setingkat dengan sekolah internasional, dengan memadukan system pondok pesantren (ponpes) dengan system pendidikan modern. Kita sudah mengajukan dana untuk pembangunan asrama selama dua tahun berturut-turut, namun sampai dengan saat ini belum juga terkabul.
Oleh karena itu, maka partisipasi masyarakat, baik melalui komite maupun melalui masyarakat secara umum, termasuk di dalamnya Pemerintah Daerah Kab Rohul, kiranya dapat berpartisipasi untuk memajukan MAN Pasir Pengaraian ini, dengan membantu sarana prasarana dan peningkatan kualitas mutunya.
Sementara itu, Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani, melaporkan bahwa murid yang akan tamat pada tahun ini adalah sebanyak 106 orang, dan 40 orang diantaranya telah diterima di Perguruan Tinggi yang ada di Kota Pekanbaru, Bukit Tinggi dan Padang, melalui jalur SNMPTN dan SPAN.
Berkeyakinan dan berharap agar dari 106 yang mengikuti Ujian Nasional (UN), hendaknya lulus 100 persen, sebab pihaknya bersama majelis guru telah melakukan berbagai upaya, seperti try out, bimbel dan pembahasan materi mata pelajaran yang diujiankan.ungkap Kepala MAN Pasir Dewi.(Ash)
*edit by diah