Kemenag Rohul Fokus Pada Lima Program Prioritas
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pegawai Kementerian Agama dan stake holder yang terkait dengannya, seperti MUI, Ormas Keagamaan, IPHI, dan lain sebagainya, harus focus untuk mensukseskan lima program prioritas Kementerian Agama.
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa pegawai Kementerian Agama dan stake holder yang terkait dengannya, seperti MUI, Ormas Keagamaan, IPHI, dan lain sebagainya, harus focus untuk mensukseskan lima program prioritas Kementerian Agama.
Demikain disampaikan Kakan Kemenag Rohul, pada acara pembukaan Rapat Evaluasi Kinerja Kemenag Rohul, kamis (1/8/2013) Yang akan berlangsung pada tanggal 1 s/d 2 Agustus 2013, bertempat di hotel Sapadia, Pasir Pengaraian.
Rapat Evaluasi Kinerja tersebut diikuti oleh seluruh pejabat Kemenag Rohul, Pimpinan Satuan Kerja, Kepala dan Tata Usaha MAN Pasir Pengaraian, MTsN Ujungbatu, MTsN Pasir Pengaraian, MTsN Kota Tengah, MTsN Dalu-Dalu, MIN Pasir Pengaraian, MIN Pasir Agung, Kepala KUA se Rohul.
Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa ada lima program prioritas Kementerian Agama pada setiap tingkatan dan dimana sajapun berada. Lima program ini harus menjadi acuan utama dalam melaksanakan setiap kegiatan dan tidak boleh melenceng dari lima program ini.
Pertama, program peningkiatan kualitas kehidupan beragama, yang meliputi urusan pernikahan, urusan keluarga sakinah, pemberdayaan masjid, pemberdayaan ormas keagamaan, pengelolaan dan pemberdayaan zakat dan wakaf, belajar Alquran, menghafal Alquran, meramaikan masjid, dan lain sebagainya.
Kedua, peningkatan kualitas kerukunan umat beragama, dengan tujuan utama agar terjalin hubungan yang harmonis dan dinamis di antara umat beragama, sehingga tidak terjadi chaos dan ketegangan di antara umat beragama. Kerukunan umat beragama ini meliputi tiga hal, yaitu kerukunan intern umat beragama; kerukunan antar umat beragama; dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.
Ketika, peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, yang meliputi pendidikan umum berciri khas agama Islam yaitu RA/BA, MI, MTs, dan MA. Pendidikan keagamaan secara khusus yaitu pondok pesantren bagi umat Islam, sekolah minggu bagi umat kristiani, dan lain sebagainya. Dan Pendidikan agama di sekolah umum.
Keempat, peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah haji dan umrah, dengan tujuan utama agar seluruh jamaah haji dapat menunaikan ibadah haji sesuai dengan syarat dan rukunnya serta memperoleh haji mabrur.
Dan kelima peningakatn tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggungjawab, sehingga pelayanan mudah, murah, dan cepat.***(Ash)